Keluarga Warga Negara Lanka yang Digantung di Pakistan, Menunggu Jenazahnya Diterbangkan

Selasa, 07 Desember 2021 | 15:34 WIB
Foto : India.com Foto : India.com

RIAU24.COM -  Jenazah Priyantha Kumara Diyawadana, yang digantung oleh massa di Pakistan atas tuduhan penistaan, belum kembali ke Sri Lanka . 

Keluarganya menunggu dengan cemas , sesuai PTI. 

Insiden itu terjadi pada 3 Desember. Pendukung TLP menyerang sebuah pabrik garmen di Sialkot dan menghukum mati general managernya Diyawadana. 

Baca Juga: Dalam Pergantian Peristiwa Ajaib, Pria Bertahan Setelah Jatuh dari Atap 30 Kaki dan Mematahkan Setiap Tulang di Tubuhnya

Tubuh pria 49 tahun itu kemudian dibakar.

"Saya menunggu jenazahnya untuk memberikan penghormatan terakhir saya kepadanya," kata istrinya Nilushi Dissanayake saat berbicara kepada wartawan. 

Pasangan ini memiliki dua putra berusia 14 dan 9 tahun. 

Kementerian luar negeri mengumumkan bahwa Srilankan Airlines akan membawa pulang jenazah dan negara akan menanggung biayanya. 

Baca Juga: Tak Berani Lewat Depan, Taliban Pilih Jalan Belakang Selundupkan Diplomat ke Malaysia

Pemeriksaan medis menunjukkan bahwa hampir semua tulang Diyawadana patah dan 99% tubuhnya terbakar. 

Parlemen Sri Lanka dan Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa pada 4 Desember mengutuk hukuman mati tanpa pengadilan tersebut.

Lebih dari 800 orang telah didakwa dengan tuduhan terorisme. 

Sebanyak 13 tersangka utama termasuk di antara 118 yang ditahan sampai sekarang sehubungan dengan kejahatan tersebut.  


 

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...