Menu

Sardianto Terpilih jadi Duta Germas Riau 2021, Diharap Sebagai Agen Edukasi Hidup Sehat

Alwira 13 Dec 2021, 11:33
Saat pemilihan Duta Germas 2021
Saat pemilihan Duta Germas 2021

RIAU24.COM - Duta Gerakan Masyarakat (Germas) untuk hidup sehat Provinsi Riau Tahun  2021 akhirnya disematkan kepada Sardianto (17).

Plt Kepala Diskes Riau, Masrul Kasmy, melalui Kasi Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat, Rozita menyatakan, bahwa, kegiatan ini sudah lama direncanakan, namun sempat tertunda akibat adanya pandemi Covid-19 yang membatasi gerak dan aktifitas secara offline. 

"Sebenarnya kita sudah lama ingin melaksanakan pemilihan Duta Germas  di Provinsi Riau. Namun tertunda terus karena adanya pandemi Covid- 19 selama 2 tahun terakhir," kata Rozita, Senin (13/12). 

Sambung Rozita menyampaikan, bahwa Germas adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan secara terstruktur, terencana yang dilaksanakan secara bersama sama oleh seluruh komponen bangsa untuk hidup sehat. 

"Germas dimaksudkan agar semua masyarakat terlibat secara langsung untuk melakukan pola hidup sehat seperti melakukan aktifitas fisik, cek kesehatan secara berkala, membiasakan makan buah dan sayur, jamban sehat dan air bersih, tidak merokok ataupun mengkonsumsi alkohol dan narkotika serta kelola stres," sebut dia. 

Dalam mendorong masyarakat untuk hidup sehat, kata dia, berbagai upaya dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau antara lain merangkul semua pihak untuk menjadi mitra kesehatan. Dimana nantinya diharapkan dapat mendukung program kesehatan secara bersinergi termasuk membangun kemitraan pentahelix. 

"Dalam kemitraan pentahelix ini, salah satu unsur terkait adalah akademisi yang diharapkan dapat menjadi pelopor hidup sehat serta mengajak keluarga dan lingkungannya untuk melakukan pola hidup sehat terutama dimasa pandemi," ujarnya. 

Pada kegiatan ini, Rozita selaku Ketua Panitia Pemilihan Duta Germas Riau memberikan tantangan kepada peserta untuk membuat sebuah video dengan tajuk 'Andai saya menjadi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, maka saya akan melakukan. 

Terdapat 3 pilihan tema yaitu, Peningkatan Pembudayaan Germas, kemudian Peningkatan Pelaksanaan Protokol Kesehatan dan terakhir Peningkatan Cakupan Vaksinasi Covid-19. Setelah dilakukan seleksi video maka para peserta akan diminta mempresentasikan pesan dalam video tersebut dalam bentuk orasi atau pemaparan singkat, lalu dilakukan uji pengetahuan dan penguasaan materi serta menjawab pertanyaan juri dan satu pertanyaan wajib yang dipilih langsung oleh peserta. Disampaikan oleh Rozita bahwa ternyata minat para remaja baik pelajar SMA/SMK maupun mahasiswa cukup banyak yang berminat. Hal ini ditandai dengan banyaknya video yang dikirim oleh peserta melalui media sosial Dinas Kesehatan. 

"Kita cukup surprise banyaknya video yang masuk tentang Duta Germas ini, lebih kurang 25 video yang masuk dalam waktu yang singkat namun hanya 21 video yang dianggap layak dan lolos uji tema dan isi pesan kunci. Dari 21 tersebut tersaring 10 video terbaik," ungkapnya. 

Untuk diketahui, Sardianto, merupakan siswa SMK Abdurrab kelas 12 yang lahir di Pekanbaru, 12 Mei 2004, anak ke 3 dari pasangan Syafril dan Sarfami. Remaja yang memiliki hobby marching band, badminton dan voli ini juga merupakan siswa yang memiliki cukup banyak prestasi diantaranya, pernah menjadi juara 2 lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional,  best poster tingkat nasional, dan juara 2 colorguard contes tingkat nasional. 

Dengan terpilihnya pria yang biasa dipanggil Sardi ini, diharapkan akan menjadi agen perubahan dalam pembudayaan Germas di Provinsi Riau terutama dalam mensosiasasikan hidup sehat dan edukasi hidup sehat terutama dikalangan remaja.
Kegiatan ini dibuka oleh Kabid Kesmas Amir Azan dengan melibatkan lab Prodia sebagai mitra. 

Sebagaimana diketahui, baru-baru ini Riau menjadi Juara 2 Inovasi Pembudayaan Germas Regional 1 pada Koordinasi Implementasi Germas Tingkat Nasional di Lido, Bogor Jawa barat dengan mengusung tema Konsep "Kemitraan Pentahelix menuju Riau Bedelau" dalam bentuk Poster Session. Kemitraan dengan mahasiswa, komunitas, dunia usaha, organisasi masyarakat dan juga media memang sudah lama terjalin oleh Promkes Dinkes Provinsi Riau.

Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya kegiatan-kegiatan kampanye kesehatan yang dilaksanakan bersama kelompok-kelompok tersebut baik sebelum pandemi Covid-19 maupun dimasa pandemi Covid-19.

"Semoga kedepannya Germas dapat lebih membudaya lagi dan hidup sehat menjadi perilaku utama dalam kehidupan sehari-hari," demikian Rozita.*