Upaya Memperkenalkan Batik Kuansing, Diskopdagrin Taja Talkshow di Pekanbaru

Minggu, 16 Januari 2022 | 19:31 WIB
Saat talkshow Saat talkshow

RIAU24.COM - Setelah pelucuran Kampung Batik oleh Plt Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby di Kecamatan Gunung Toar pada Senin (10/1/22) lalu, Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) Kabupaten Kuantan Singingi, langsung bergerak cepat untuk mempromosikan kampung batik ke masyarakat, terutama yang berada di luar Kabupaten Kuansing. Seperti dengan menggelar Talkshow Promosi Kampung Batik di Mall SKA Pekanbaru, Sabtu, (15/1/2022).

Baca Juga: Tinjau Jalan Rusak di Lintas Tengah, Ketua DPRD Riau Yulisman: Saya Minta PU Segera Turunkan Alat Berat

Untuk mempromosikan Kampung Batik tersebut, dengan menggandeng Puan Aspekraf Provinsi Riau dan beberapa sponsor, juga menghadirkan Kepala Dinas Kopdagrin Kuansing dan juga Camat Gunung Toar dan Ketua Asosiasi Pembatik Kuansing.

Acara yang dikemas dalam bentuk Talkshow tersebut, Kadis Kopdagrin Kuansing, Drs. Azhar memaparkan peranan pemerintah dalam membatu memajukan konveksi batik di Kuansing.

"Dalam membantu memasarkan usaha batik ini, Pemkab Kuansing telah mengeluarkan kebijakan dalam bentuk Perbup No. 36 Tahun 2021, tentang Pakaian Dinas ASN di Lingkungan Pemkab Kuansing. Salah satu poinnya adalah, bahwa pada hari Kamis ASN memakai PDH Batik," ujarnya.

Disamping Perbup ini, Bupati juga mengeluarkan Surat EdaranNo . 800/SE/1119 tentang Penggunaan Pakaian Dinas Harian Batik, dimana kepada ASN dihimbau agar memakai Batik Kuansing.

"Kebijakan pemerintah ini, ternyata telah membawa perubahan yang sangat signifikan terhadap kemajuan KUB Batik Kuansing," katanya.

Kemudian sebut dia, saat ini sudah terbentuk sebanyak 22 KUB Batik, yang tersebar di Lima Kecamatan dengan jumlah tenaga pembatik lebih kurang 200 orang. 

"Dengan hadirnya kampung batik ini, akan menjadikan salah satu icon Kabupaten Kuansing, apa lagi di tahun 2022 ini Kuansing ditunjuk sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Porprov Riau. Sehingga moment ini akan menjadi peluang dan kesempatan emas untuk mempromosikan batik Kuansing, dan sekaligus sebagai promosi untuk berwisata ke Kuansing," ujarnya lagi.

Baca Juga: G20 Dukung Upaya Jaga Kelestarian Gambut dan Mangrove, Wamen LHK : Sekat Kanal Perlu Diperbanyak

" Kita harapkan kepada para pembatik, untuk selalu meningkatkan kualitas hasil batiknya. Sehingga batik Kuansing bisa menjadi tuan rumah di Provinsi Riau," tuturnya.  (Zar)**"

PenulisR24/zar


Loading...

Loading...