Menu

Ada 14 Ekor Sapi Dikabupaten Bengkalis Terkena Virus LSD, Drh, M. Mardani: Penyakit Ini Tidak Menular ke Manusia dan Bisa Diobati

Dahari 21 Mar 2022, 13:39
Drh H M. Mardani
Drh H M. Mardani

Dari hasil pengujian sampel, ungkap Mardani, pihak peternakan Kabupaten Bengkalis mendapatkan hasil positif LSD tersebut. Kemudian, dari hasil tersebut pihaknya menindak lanjuti laporan pada Dinas Peternakan Hewan Prov Riau. 

"Jadi pada 20 Maret 2022 kemarin, di Kabupaten Bengkalis terdapat ada sekitar 14 ekor sapi terkena penyakit LSD hasil dari uji laboratorium. Sapi yang terkena penyakit LSD ini itu ada di kec Bengkalis, Kec. Bantan dan Kec Bukit Batu. Dan kami juga sudah mengambil langkah langkah strategis dalam rangka pengendalian penyakit LSD ini,"ucapnya lagi.

Menurut Mardani, pihaknya juga sudah mengikuti prosedur dalam penanganan penyakit seperti yang diarahkan dari pihak kementrian. Jadi, dari 14 ekor sapi yang sakit itu, ada satu ekor yang dipotong pemiliknya. 

"Sebenarnya dari hasil tersebut, ada beberapa hal hal yang perlu diperhatikan terutama pada pengendalianya. Dan sampai saat ini sudah beberapa langkah yang kami laksanakan, dimulai dari sosialisasi, pengawasan lalulintas, respon cepat tanggap laporan, dan yang sudah kita laksanakan baru baru ini yang berjalan selama tiga hari, pihak kami sudah melakukan vaksinasi hewan secara darurat terhadap penyakit LSD ini,"ungka Drh Mardani lagi.

Untuk realiasi lantaran masih berjalan tiga hari, itu sekitar 464 dosis yang baru dilaksanakan yaitu di kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis. Kedepannya sebenarnya masih ada kegiatan ini, jadi kegiatan ini adalah sharing kegiatan. 

Jadi dari Dinas peternakan pusat melalui Dinas Provinsi riau hingga ke pemerintah kabupaten, sharing ini berdasarkan dari kemampuan dan sesuai aturan yang berlaku. Strategi antisipasi yang utama adalah, bahwa penyakit LSD ini adalah disebabkan oleh virus. 

Halaman: 123Lihat Semua