Usai Puluhan Orang Tewas di Stasiun, Pemerintah Ukraina Desak Warga Sipil Untuk Melarikan Diri Ditengah Serangan Kereta Api yang Terus Meningkat
Orang-orang mengantri untuk naik bus saat mereka melarikan diri dari serangan Rusia di Ukraina, di Sievierodonetsk, wilayah Luhansk, Ukraina [File: Oleksii Kovalov/Reuters]
Walikota kota, yang memperkirakan 4.000 orang berkumpul di sana pada saat itu, mengatakan sedikitnya 52 orang tewas.
Kementerian pertahanan Rusia membantah bertanggung jawab atas serangan itu, dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa rudal yang menghantam stasiun itu hanya digunakan oleh militer Ukraina dan angkatan bersenjata Rusia tidak memiliki target yang ditetapkan di Kramatorsk pada hari Jumat.
Semua pernyataan pihak berwenang Ukraina tentang serangan itu adalah "provokasi", katanya.
Baca juga: Idola K-Pop Carmen Berbagi Sorotan dengan Prabowo dan Lee Jae-myung dalam Momen Korea-Indonesia
zxc2
Semua pernyataan pihak berwenang Ukraina tentang serangan itu adalah "provokasi", katanya.