Suar Matahari Ganda Mengganggu Komunikasi Radio Di Seluruh Asia Dan Australia

Rabu, 27 April 2022 | 16:25 WIB
Foto : Internet Foto : Internet

RIAU24.COM -  Bintik matahari yang tidak stabil melepaskan jilatan api matahari ganda pada hari Senin yang memicu pemadaman radio di beberapa bagian Asia dan Australia, menurut sebuah laporan oleh LiveScience.

Suar <a href=Matahari Ganda Mengganggu Komunikasi Radio Di Seluruh Asia, Australia" src="https://im.indiatimes.in/content/2022/Jan/Facebook-Image-10_61efde732fda4.jpg?w=725&h=380&cc=1" style="height:380px; width:725px" />

Untuk yang tidak sadar, semburan matahari pada dasarnya adalah letusan radiasi elektromagnetik yang berasal dari bintik matahari -- area di matahari yang memiliki gaya magnet kuat yang menghalangi aliran gas panas dari inti Matahari. Suar matahari disebabkan ketika garis-garis medan magnet di dekat bintik matahari mengatur ulang, menghasilkan letusan. 

Bintik matahari yang dimaksud di sini adalah AR2993 yang meledak dengan dua suar M1, satu demi satu. Flare kelas M pada dasarnya adalah flare kelas sedang. Tak perlu dikatakan bahwa aktivitas matahari ini tidak mengancam kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. 

Baca Juga: Bingung Milihnya! Berikut Rekomendasi Merk Laptop Terbaik 2023

Namun, hal yang sama tidak dapat dikatakan untuk manusia di luar angkasa atau elektronik yang dapat menyebabkan mereka berhenti berfungsi karena radiasi elektromagnetik.  

Duo flare bertanggung jawab untuk menyebabkan pemadaman radio jangka panjang di Asia dan Australia, yang secara tepat menargetkan frekuensi radio di bawah 20 megahertz (MHz). Ini terlepas dari kenyataan bahwa tidak ada Coronal Mass Ejections dari suar matahari ini.

Baca Juga: CEO Instagram Blak-blakan Menyesal Jiplak TikTok

Suar Matahari Ganda Mengganggu Komunikasi Radio Di Seluruh Asia, Australia

Peristiwa suar matahari ganda terjadi hanya sehari setelah Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa (SWPC) NOAA pada hari Minggu, 24 April, mengeluarkan peringatan badai matahari untuk potensi badai geomagnetik, badai radiasi matahari, dan pemadaman radio pada hari Rabu, 27 April. 

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...