Menu

Pemerintah Diminta Tak Lengah dengan Finalisasi Draft Damai Iran-AS

Azhar 14 Jun 2026, 07:34
Bendera Iran dan Amerika Serikat (AS). Sumber: CNBC
Bendera Iran dan Amerika Serikat (AS). Sumber: CNBC

RIAU24.COM - Wakil Ketua Komisi I DPR Anton Sukartono meminta pemerintah tetap waspada dengan kabar finalisasi draf perjanjian damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Dari sudut pandang Indonesia, Anton menilai salah satu hal yang perlu mendapat perhatian adalah dampak kesepakatan tersebut terhadap stabilitas ekonomi global, terutama terkait harga minyak mentah dan rantai pasok energi dunia.

Tak hanya pemerintah, dunia internasional pun diimbaunya jangan lengah dan menunggu kepastian dan implementasi nyata dari kesepakatan tersebut, dikutip dari detik.com, Minggu 14 Juni 2026.

Tambahnya, berbagai isu strategis masih menjadi bagian dari proses negosiasi yang belum sepenuhnya tuntas.

"Indikasi bahwa kedua negara semakin dekat pada titik temu patut diapresiasi, tetapi pengalaman menunjukkan bahwa proses perdamaian sering kali menghadapi berbagai dinamika dan tantangan," sebutnya.

Menurutnya, perundingan perdamaian umumnya tidak selesai hanya dalam satu pertemuan. 

Halaman: 12Lihat Semua