Di Negara Ini Menang Pemilu Membuat Rakyatnya Jadi Terpecah Belah, Kenapa?

Selasa, 10 Mei 2022 | 14:40 WIB
Ferdinand Bongbong Marcos. Sumber: Internet Ferdinand Bongbong Marcos. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Rakyat Filipina terbelalak hebat. Ferdinand Bongbong Marcos mengalahkan saingan beratnya Leni Robredo untuk memperebutkan kursi presiden, Senin, 9 Mei 2022.

Dia menang dengan 95 persen surat suara yang memenuhi syarat atau lebih dari 30 juta suara, dua kali lipat dari Robredo.

Hasil ini disebut banyak orang bakal kembali membuka jalan bangkitnya dinasti politik paling terkenal di Asia Tenggara dikutip dari sindonews.com.

Baca Juga: Bukan Puan Apa Lagi Airlangga Hartarto Politisi yang Mendapatkan Dukungan dari Jokowi di Pilpres 2024

Serta mengingatkan tentang kembalinya putra seorang diktator terguling yang telah berpuluh-puluh tahun berlalu.

Marcos senior sendiri melarikan diri ke pengasingan di Hawaii bersama keluarganya selama pemberontakan kekuatan rakyat 1986 yang mengakhiri kekuasaan otokratis ayahnya selama 20 tahun.

Baca Juga: Ini Jawaban Golkar Usai Hasto Kristyanto Sebut Koalisi Indonesia Bersatu Menganggu

Dia telah bertugas di kongres dan senat sejak kembali ke Filipina pada 1991.

Hasil ini langsung membuat kelompok hak asasi manusia Karapatan dan rakyat penentangnya meminta warga Filipina menolak kepresidenan Marcos yang baru.

PenulisR24/azhar


Loading...

Loading...