Selama 2022 Sudah 332 Kasus DBD Ditemukan di Pekanbaru

Selasa, 17 Mei 2022 | 09:53 WIB
ilustrasi/net ilustrasi/net

RIAU24.COM -  PEKANBARU - Sebanyak 332 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi sejak awal tahun 2022. Namun, sebagian pasien sudah dinyatakan sembuh dan satu pasien yang masih dalam perawatan.  Hal ini berdasarkan data Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru dr. Zaini Rizaldy Saragih, Senin (16/5). Ia juga meminta warga memperhatikan lingkungan sekitar karena kasus DBD mulai sedikit meningkat.

"Alhamdulillah tidak ada pasien yang meninggal. Sekarang hanya satu pasien yang masih dirawat, ratusan lainnya sudah sehat," ujarnya.

Baca Juga: Ditutup Sementara, Pj Walikota Puji Management Holywings Pekanbaru

Zaini mengingatkan warga rutin melakukan pencegahan 3 M (menguras, menutup, mengubur). Apalagi, saat ini sering terjadi hujan sehingga banyak genangan air yang bisa menjadi tempat pembiakan nyamuk.

Ia menuturkan, dari 332 kasus DBD yang tercatat, kasus terbesar terjadi di Kecamatan Marpoyan Damai dengan total pasien 55 orang. Kemudian 49 orang dari Payung Sekaki, 46 orang dari Tuah Madani.

Baca Juga: Gelar Silaturahmi Lintas Angkatan, Ketum IKA BBS Harap Alumni Pondok Babussalam Dapat Hadir Satukan Visi dan Misi

"Kemudian 39 orang dari Kecamatan Rumbai, 33 orang dari Tenayan Raya, 23 orang dari Bukit Raya, 23 orang dari Binawidya. Selanjutnya 16 orang dari Kecamatan Sukajadi, 15 orang dari Limapuluh, 12 orang dari Senapelan, 10 orang dari Sail, 4 orang dari Rumbai Barat. Kemudian 3 orang dari Kecamatan Kulim, 3 orang dari Rumbai Timur, 1 orang dari Pekanbaru Kota," jelasnya. (Kominfo)

PenulisR24/ogas


Loading...

Loading...