Menu

Rekaman Mengerikan Menunjukkan Pria Ukraina Digiring Menuju Kematian Mereka di Bucha

Devi 21 May 2022, 10:51
CCTV menangkap saat orang-orang itu dibawa ke tempat mayat mereka ditemukan beberapa minggu kemudian (Gambar: New York Times)
CCTV menangkap saat orang-orang itu dibawa ke tempat mayat mereka ditemukan beberapa minggu kemudian (Gambar: New York Times)

IRPIN, UKRAINA - 16 MEI: Pemandangan udara dari salib, upeti bunga dan foto-foto para korban pertempuran untuk Irpin dan Bucha yang menandai kuburan di pemakaman Irpin pada 16 Mei 2022 di Irpin, <a href=Ukraina. Saat Rusia memusatkan serangannya di timur dan selatan negara itu, penduduk wilayah Kyiv kembali untuk menilai korban perang di komunitas mereka. Kota-kota di sekitar ibu kota rusak berat setelah berminggu-minggu perang brutal ketika Rusia gagal dalam upayanya untuk merebut Kyiv. (Foto oleh Christopher Furlong/Getty Images)" src="https://metro.co.uk/wp-content/uploads/2022/05/SEI_104338116.jpg?quality=90&strip=all&zoom=1&resize=540%2C360" style="height:360px; width:540px" />

Kremlin secara konsisten membantah tentaranya telah melakukan kekejaman, menuduh Ukraina melakukan pembunuhan di Bucha. Itu terjadi pada minggu yang sama tentara Rusia pertama dihukum karena kejahatan perang, penembakan seorang warga sipil tak bersenjata di wilayah Sumy.

Sersan Vadim Shishimarin, 21, mengaku menembak seorang pria 62 tahun tak bersenjata yang sedang mengendarai sepeda dari jendela mobil curian yang terbuka. Dia melarikan diri dari daerah itu bersama tentara Rusia lainnya saat pasukan Ukraina merebut kembali wilayah ketika dia membunuh Oleksandr Shelipov. Jaksa Ukraina mengatakan mereka telah mengumpulkan bukti ribuan kejahatan perang yang dilakukan di wilayah yang sebelumnya dipegang oleh pasukan Kremlin.

Halaman: 12Lihat Semua