Tahukah Anda, Inilah 4 Aksi Gila Bule di Bali, Foto Telanjang di Pohon Keramat sampai Duduk di Tempat Sembahyan

Rabu, 15 Juni 2022 | 13:38 WIB
Foto : Internet Foto : Internet

RIAU24.COM - Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Ungkapan tersebut menggambarkan bahwa kita harus menghormati aturan atau tata krama di tempat yang kita tinggali. Namun, aturan tidak tertulis tersebut rupanya tidak ditaati oleh sejumlah turis asing atau bule di Bali.

Belakangan ini, viral video dan foto aksi gila bule di Bali yang menyalahi aturan adat setempat. Mulai dari foto telanjang di pohon suci sampai di gunung suci, berikut aksi gila bule di Bali seperti dilansir Riau24.com dari Boombastis.com.

Baca Juga: Gak Sengaja Pindahkan Batu Pembatas, Petani Ini Berhasil Persempit Negara Prancis

Foto telanjang di pohon keramat

Sebuah foto viral di media sosial menampakkan turis perempuan berpose memeluk pohon suci di Kayu Putih, Desa Tua, Kabupaten Tabanan, Bali. Foto tersebut mendapatkan banyak kecaman dari warganet sampai pemerintah Bali. Pasalnya, turis yang diketahui bernama Alina Fazleeva asal Rusia ini, berfoto tidak mengenakan pakaian sama sekali alias telanjang. Padahal, pohon tempat Aline berpose disucikan atau dikeramatkan oleh masyarakat Bali.

Turis asing asal Rusia meminta maaf di pohon keramat di Bali. [Sumber Gambar]

Alina bersama suaminya, Amdrei Fazleeva, pun meminta maaf di pohon keramat tersebut. Mereka juga melakukan upacara ritual pembersihan bernama guru piduka. Namun, menurut Gubernur Bali Wayan Koster, permintaan maaf kedua turis tersebut belum cukup. Pasalnya, mereka telah melanggar norma yang ada di Bali. Sehingga, Wayan Koster akan segera mendeportasi Alina dan Amdrei. Bahkan, mereka berdua akan di-blacklist. Menurut pengakuan Alina dan suaminya, mereka tidak tahu bahwa pohon tersebut suci dan tidak bermaksud melecehkan budaya setempat. Mereka berdalih mengambil foto tersebut untuk tema menyatu bersama alam dan menganggap foto telanjang tersebut sebagai seni.

Menari telanjang di Gunung Batur yang suci

Jeffrey Douglas Craigen alias Jeff Craigen mengunggah video dirinya menari dan menyanyi di Puncak Gunung Batur, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Terlihat Jeff tidak berpakaian sama sekali. Tentu saja hal tersebut mendapatkan kecaman dari masyarakat setempat, warganet, sampai pemerintah Bali. Setelah video tersebut viral dan diketahui pihak berwajib, paspor Jeff pun ditahan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar. Ia juga ditahan di Rumah Detensi Imigrasi Denpasar selama 14 hari. Kemudian, ia dideportasi ke negara asalnya, Kanada.

Turis asing asal Kanada dideportasi karena menari bugil di Gunung Batur, Bali. [Sumber Gambar]

Gunung Batur sendiri memang objek wisata, tetapi sekaligus tempat yang disucikan oleh masyarakat Bali. Sehingga aksi Jeff terbilang menodai adat di Bali. Akibat dari tindakan Jeff tersebut, warga Desa Adat Batur pun melakukan upacara pembersihan di Gunung Batur. Awalnya, Jeff merasa tidak perlu meminta maaf atas tindakannya, tetapi akhirnya ia pun menangis sambil meminta maaf melalui video yang ia unggah di akun Instagram-nya.

Baca Juga: Sebotol Anggur Laku 14 Miliar Rupiah Karena Menua di Luar Angkasa

Duduk di atas pelinggih

Turis asing duduk di atas pelinggih, tempat suci orang Hindu di Bali. [Sumber Gambar]

Bukan baru-baru ini saja turis asing di Bali menodai adat dan budaya di Bali. Pada 2019, viral foto yang menunjukkan seorang turis asing duduk di atas pelinggih, sedangkan turis satunya menaiki patung. Pelinggih merupakan tempat untuk sembahyang dan meletakkan sesajen. Baik pelinggih maupun patung tersebut merupakan simbol yang suci bagi umat Hindu di Bali. Namun, tidak diketahui jelas lokasi, waktu kejadian, dan identitas turis asing tersebut. Menurut beberapa sumber, foto tersebut sepertinya diambil pada 2017.

Merusak Patung Catur Muka

Turis asing yang merusak Patung Catur Muka di Bali diamankan Satpol PP. [Sumber Gambar]

Aksi gila bule berikutnya terjadi pada 2019, seorang perempuan merusak Patung Catur muka yang merupakan ikon Kota Denpasar. Sembari membawa helm, ia merusak 10 dari 16 ornamen teratai Patung Catur Muka. Satpol PP setempat pun mengamankan perempuan yang diduga mengalami gangguan kejiwaan tersebut. Ia bahkan berontak dan berteriak ketika hendak dibawa petugas, sampai menggigit kaki salah seorang petugas.

Apabila berwisata ke suatu tempat, sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu terutama soal aturan yang berlaku. Bisa riset sederhana dengan cara browsing atau menanyakan kepada tour guide atau masyarakat setempat.

PenulisR24/dev


Loading...

Loading...