Ada Apa Dengan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah? Simak Penjelasannya!

Kamis, 30 Juni 2022 | 14:43 WIB
Ilustrasi/indozone.com Ilustrasi/indozone.com

RIAU24.COM - Keutamaan 10 hari pertama bulan dzulhijjah, Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam bersadba.

“Tidak ada satu amal sholeh yang lebihh di cintai oleh Allah melebihi amal sholeh yangg dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan dzulhijjah),”

Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihay di jalan Allah?” Nabi Shallahu’alaihi wa sallam menjawab, “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang-orang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun,” (HR. Abu Duad no, 2438).

Bagi yang berniat berqurban masih ada waktu untuk mencukur rambut dan memotong kuku sampe hari ini kamis, menjelang waktu maghrib. 

Baca Juga: Rekaman Komunikasi Antara Ferdy Sambo dan Istrinya Diperiksa, Komnas HAM: Ternyata Memang Ada...

dari hadits diatas Rasulullah menganjurkan kepada para sahabat bahwa lakukan hal berikut pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah.

Puasa

Disunnahkan untuk memperbanyak puasa dari tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah karena nabi shalallahu’alaihi wa sallam mendorong kita untuk beramal sholeh ketika itu dan puasa adalah sebaik-baiknya amalan sholeh.

Takbir dan Dzikir

Yang termasuk amalan sholeh juga adalah bertakbir, bertahlil bertasbih, bertahmid, beristighfar, dan memperbanyak do’a.

Disunnahkan untuk mengangkat (mengeraskan) suara ketika bertakbir dipasar, jalan-jalan, masjid dan tempat-tempat lainnya.

"Maka perbanyaklah dihari-hari tersebut dengan tahlil, takbir dan tahmid," (HR. Ahmad, Shahih)

Menunaikan Ibadah Haji dan Umroh

"Haji itu pada bulan-bulan yang tertentu," (Qs. Al Baqarah: 197). Yang paling afdhol ditunaikan di sepuluh hari pertama Dzulhijjah adalah menunaikan ibadah Haji dan Umroh ke Baitullah.

Hampir sebagian semua prosesi manasik haji dilakukan pada bulan Dzulhijjah

Memperbanyak Amalan Sholeh

"Al Qur'an adalah sebaik-baik dzikir," (HR. Ibnu Khuzimah, Shahih) adalah hal yang sangai baik jika dalam waktu 10 hari tersebut, kita dapat melakuan amal sholeh yaitu membaca Al Qur'an.

Diantara yang menunjukkan keutamaan bersedekah adalah cita-cita seorang yang sudah melihat ajalnya di depan mata, bahwa jika ajalnya ditangguhkan sebentar saja, maka kesempatan itu akan digunakan untuk bersedekah. (Al Munaafiqun: 10)

Berqurban

Dihari Nahr (10 Dzulhijjah) dan hari tasyriq disunnahkan untuk berqurban sebagaimana ini adalah ajaran Nabi Ibrahim ‘alaihi salam’. 

"Maka shalatlah kamu untuk Tuhanmu dab verqurbanlah!" (Qs. Al Kautsar: 2)

Bertaubat

Termasuk yang ditekankan pula di awal Dzulhijjah adalah bertaubat dari berbagai dosa dan maksiat serta meninggalakan tindakan zholim terhadap sesama.

Teman-taman riau24.com bisa melakukan sholat taubat disalah satu 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.

Baca Juga: Inilah 4 Fakta Menarik Deolipa Yumara, Mantan Pengacara Bharada E yang Menjadi Sorotan

Intinya adalah, keutamaan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah berlaku untuk amalan apa saja, tidak ada batasan pada amalan tertentu.

Sehingga amalan tersebut bisa saja seperti sholat, sedekat, membaca Al-qur’an dan amalan sholeh lainnya.

Sudah seharusnya kita sebagai seorang muslim menyibukkan diri dihari tersebut (sepuluh hari pertama Dzulhijjah) dengan melakukan ketaatan pada Allah, dengan melakukan amalan wajib, dan menjauhi larangan Allah.

Akhinya, kita memohon kepada Allah agar diberikan kekuatan dan taufiq-Nya agar bisa mengisi sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah dengan amal shalil, dan Allah meneria sebagai pemberat timbangan kebaikan kita di yaumil hisaab kelak. Aamiin

PenulisR24/zura


Loading...
Loading...