Mengayuh Hidup dari Barang Rongsok

Rabu, 13 Juli 2022 | 09:06 WIB
Anton bersama Isteri di jalanan kota Pekanbaru Anton bersama Isteri di jalanan kota Pekanbaru

RIAU24.COM - Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga  sehari-hari, berbagai bentuk pekerjaan rela dilakukan orang tua. 

Baca Juga: Mahasiswa Kukerta Unri Sosialisasi Stunting di Kelurahan Sungai Piring Inhil

Seperti dilakoni pasangan suami istri yang dijumpai di jalanan kota Pekanbaru ini. Namanya Anton, bersama sang isteri, Arni mencari barang bekas (rongsok) dengan menggunakan gerobak.

Pasangan suami isteri ini diamanahi dua orang anak, namun anak pertama sudah meninggal dunia, sedangkan anak mereka  yang kedua berjualan tisu di daerah Rumbai.

Saat ini, Arni sendiri diuji dengan penyakit kaki yang membuatnya menjadi susah berjalan. 

“Ibu kakinya sakit rematik, jadi susah untuk berjalan. Di dalam gerobak juga ibu duduknya sempit” kata Arni, Minggu (10/7/22).

Mereka mulai mencari barang bekas dari pukul 07.00 hingga 17.00 Wib. Jika melihat tumpukan sampah mereka berhenti mencari botol plastik, kardus, dan apa yang bisa dijual masuk dalam gerobak.

Pendapatan mereka sehari paling banyak Rp100.000. Sebelum menjadi barang bekas, Anton mengaku bekerja sebagai penjual kapur barus keliling.

Anton menjelaskan bahwa dengan mencari barang bekas merupakan pekerjaan yang ia lakukan setiap hari bersama istrinya. 

Baca Juga: Mahasiswa KKN Balek Kampung di Rantau Panjang Beri Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbahan Dasar Kulit Pisang

“Karena dengan mencari barang bekas, saya bisa memenuhi kebutuhan hidup saya dan keluarga saya,” ujar Anton. (Mg2/Dla)

PenulisR24/wira


Loading...
Loading...