Bayi Kembar Siam: Gejala, Penyebab dan Cara Penanganannya

Selasa, 02 Agustus 2022 | 09:22 WIB
Ilustrasi Potret Bayi Kembar Siam/hellosehat.com Ilustrasi Potret Bayi Kembar Siam/hellosehat.com

RIAU24.COM - Pembahasan mengenai kembar siam sedang menjadi trend di google hari ini, Selasa (2/8/2022). 

Berita yang membahas menganai anak kembar siam mungkin sudah tidak asing terdengar. Alih-alih terpisah, tubuh bayi kembar siam justru saling menyatu dan menempel.

Lantas, apa sebenanrnya yang dimaksud dengan kembar siam? 

Baca Juga: Viral! Nasi Basi Setelah 30 Menit Dipindahkan ke Rice Cooker, Koki Ini Beri Penjelasan

Kembar siam adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sepasang bayi kembarlahir dengan kulit dan organ dalamnya tergabung, dikutip dari hellosehat. 

Kelahiran bayi kembar siam terjadi ketika bakal janin (embrio) tidak berhasil terpisah secara sempurna.

Banyak kasus kematian bayi kembar siam sebelum dilahirkan, atau meninggal beberapa saat setelah lahir. 

Namun, terdapat juga beberapa kasus di mana bayi kembar dengan kondisi ini yang berhasil dipisahkan dengan prosedur operasi.

Perkiraan lama umur kembar siam bertahan

Kelahiran bayi kembar siam adalah kondisi yang sangat langka. Kembar siam hanya terjadi satu kali pada setiap 200.000 kelahiran.

Selain itu, 70% pasang bayi kembar yang lahir dengan badan terhubung berjenis kelamin bayiperempuan.

Sekitar 40-60 persen kembar siam mati saat lahir dan sekitar 35 persen bertahan hidup hanya selama 1 hari.

Hanya 5-25% bayi kembar dengan kondisi ini dapat bertahan hidup sampai mereka tumbuh besar.

Gejala kembar siam 

Umumnya, tidak ada tanda-tanda atau gejala spesifik yang menandakan ibu hamil tengah mengandung bayi kembar siam.

Serupa dengan kehamilan kembar normal, ukuran rahim ibu tumbuh lebih besar dibanding kehamilan dengan satu janin.

Ibu hamil juga mungkin akan merasakan kelelahan, mual, dan muntah pada awal masa kehamilan.

Bayi kembar dengan anggota tubuh terhubung biasanya baru dapat terdeteksi melalui tes USG kandungan.

Penyebab terjadinya kembar siam

Kelahiran bayi kembar terjadi saat sel teluryang telah dibuahi membelah diri dan berkembang menjadi dua bakal janin yang berbeda.

Setelah 8 atau 12 hari sel telur dibuahi, lapisan embrio yang akan membentuk organ-organ dan struktur tubuh janin.

Baca Juga: 5 Jenis Bahan Makanan Ini Bisa Membantu Anda Kentut Dengan Mudah, Yuk Cek Jenisnya!

Cara penanganan kembar siam

1. Penanganan selama kehamilan

Ibu yang mengandung bayi dengan kondisi ini harus mendapatkan pengawasan khusus selama masa kehamilan.

Anda mungkin akan dirujuk ke dokter kandungan yang ahli dalam menangani kasus kehamilan berisiko tinggi.

2. Proses persalinan

Dokter akan melakukan operasi caesar untuk proses persalinan, yang dilakukan dua hingga empat minggu sebelum hari perkiraan lahir.

Setelah kedua bayi lahir, dokter akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk menentukan apakah bayi kembar siam dapat dipisahkan dengan prosedur bedah atau tidak.

3. Operasi pemisahan

Operasi pemisahan tidak bisa dilakukan ke semua bayi yang terlahir dengan kondisi ini. Tindakan tersebut tergantung pada jenis dan bagian tubuh mana yang terhubung.

Apabila organ tubuh bagian dalam yang terhubung, sangat sulit bagi dokter untuk memisahkan mereka. Hal tersebut dapat mengancam salah satu atau bahkan kedua bayi.

(***)

 

 

 

PenulisR24/zura


Loading...

Terpopuler

Loading...