7 Terluka, 2 Kritis dalam Serangan Teror Bus di Yerusalem

Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:29 WIB
Sebanyak 7 orang terluka dan 2 dalam kondisi kritis pada teror bus di Yerusalem /Twitter Sebanyak 7 orang terluka dan 2 dalam kondisi kritis pada teror bus di Yerusalem /Twitter

RIAU24.COM - Hanya beberapa hari setelah gencatan senjata yang ditengahi Mesir mengakhiri tiga hari kekerasan antara Israel dan gerilyawan Jihad Islam di Gaza, sebuah serangan teror di Kota Tua telah menyebabkan tujuh orang terluka.

Baca Juga: Teman Rapper Kanye West, Pusha T Mengutuk Komentar anti-Semitnya 

Dikutip dari AFP, insiden penembakan yang terjadi di sebuah bus di Kota Tua Yerusalem Minggu pagi (14 Agustus) melukai tujuh orang, dua di antaranya terluka parah, mengutip laporan polisi dan petugas medis Israel.

"Polisi diberitahu tentang penembakan sebuah bus. Polisi telah menutup tempat kejadian dan mencari tersangka yang melarikan diri," kata polisi.

"Kami berada di tempat kejadian dengan sangat cepat. Di Jalan Ma'ale Hashalom kami melihat sebuah bus penumpang berdiri di tengah jalan, warga memanggil kami untuk merawat dua pria berusia sekitar 30 tahun yang berada di dalam bus dengan luka tembak," kata paramedis MDA.

Insiden itu digambarkan sebagai serangan teror di Kota Tua oleh layanan medis darurat Israel, Magen David Adom (MDA).

Sopir bus Daniel Kanievsky mengatakan kepada wartawan bahwa serangan itu terjadi di dekat Makam Raja David.

"Saya datang dari Tembok Barat. Bus itu penuh dengan penumpang. Saya berhenti di stasiun Makam Daud. Saat ini dimulai penembakan. Dua orang di luar saya lihat jatuh, dua di dalam berdarah. Semua orang panik," ungkapnya.

Sejak Maret, 19 orang, terutama warga sipil Israel, tewas dalam serangan itu. Tiga penyerang Israel Palestina juga tewas.

Baca Juga: Joe Biden 'Memantau' Kerusuhan Langka di China saat Pengunjuk Rasa Menuntut Kebebasan dari Tindakan Covid

Pekan lalu, Israel dan gerilyawan Jihad Islam bertempur selama tiga hari di Gaza, yakni daerah Palestina yang padat penduduk. Setidaknya 49 warga Palestina tewas dalam konflik terbaru, yang berakhir Minggu lalu.

(***)

PenulisR24/tya


Loading...
Loading...