FIFA Buat Film Pendek untuk 5 Pemain Legenda Timnas Indonesia, Berikut Linknya

Kamis, 18 Agustus 2022 | 08:45 WIB
Potert Boaz Solossa Seniman Legenda Bola Kaki Indonesia/twitter Potert Boaz Solossa Seniman Legenda Bola Kaki Indonesia/twitter

RIAU24.COM FIFA membuat sebuah film pendek, yang mengangkat tema tentang lima legendaris pesepakbola timnas Indonesia. 

Dalam daftar tersebut, ada sang Mutiara Hitam dari Timur, Boaz Solossa, hingga mantan libero tangguh Garuda, Herry Kiswanto.

Lima legenda timnas Indonesia mendapat kehormatan dibuatkan film pendek oleh induk organisasi sepak bola dunia, FIFA. 

Baca Juga: Piala Dunia 2022: Lionel Messi Diancam Petinju Kelas Menengah Usai ‘Buang’ Jersey Meksiko di Lantai Ruang Ganti
 

Kelima pemain legendaris timnas Indonesia yang dibuatkan film pendek oleh FIFA itu adalah Boaz Solossa, Soetjipto Soentoro, Ricky Yacobi, Ramang, dan Herry Kiswanto. 

Dari lima legenda tersebut, Boaz Solossa menjadi satu-satunya pesepak bola yang masih aktif. Boaz Solossa yang menjadi fenomena pada Piala AFF (dulu Piala Tiger) edisi 2004 saat ini bermain untuk klub Liga 1, PSS Sleman. 

Satu Legenda, Satu Cerita 

Film pendek FIFA soal lima legenda timnas Indonesia tersebut dibagi menjadi lima episode dengan setiap episode menceritakan satu sosok. 

Kelima episode tersebut dirangkai menjadi satu dalam tajuk "Sons of Football". FIFA memberikan titel khusus untuk setiap episode yang menampilkan satu sosok legenda. 

Pada episode 1, seperti yang dikutip dari kompas.com, FIFA mengangkat kisah tentang Boaz Solossa yang diberi judul Mutiara Hitam dari Timur. Kemudian di episode 2, FIFA menampilkan salah satu pemain tertajam dalam sejarah timnas Indonesia, Soetjipto "Gareng" Soentoro.

Soetjipto Soentoro yang pernah menjabat sebagai kapten timnas Indonesia menjadi bagian dari skuad Garuda saat menjuarai turnamen King's Cup 1968 di Thailand dan Merdeka Tournament 1969 di Malaysia.

Selanjutnya di episode 3, legenda yang ditampilkan adalah Ricky Yacobi. Ricky yang meninggal dunia pada 21 November 2020 ikut membantu timnas Merah Putih meraih medali emas SEA Games 1987. 

Legenda timnas Indonesia keempat yang masuk dalam film pendek FIFA adalah mesin gol PSM Makassar pada era 1940-an hingga 1960-an, Ramang. 

Film pendek FIFA tentang lima legenda timnas Indonesia ditutup oleh kisah "libero satu kartu kuning", Herry Kiswanto. 

Baca Juga: Dewan Juventus yang Diketuai Andrea Agnelli Mengundurkan Diri, Sebut Demi Kepentingan Terbaik Perusahaan

Herry Kiswanto yang kini berprofesi sebagai pelatih dianggap sebagai salah satu pemain belakang terhebat dalam sejarah timnas Indonesia. Sepanjang kariernya selama 17 tahun, ia cuma pernah mendapatkan satu kartu kuning. 

Film pendek FIFA tentang lima legenda timnas Indonesia itu dikemas secara apik dengan menambahkan sisi-sisi lain dari sang legenda. 

Sebagai contoh, di episode 1 menceritakan bagaimana perjalanan karier Boaz Solossa yang kerap diiringi oleh kontroversi. Diceritakan juga dua cedera parah Boaz saat berseragam Merah Putih. Kemudian pada episode tentang Ramang, FIFA coba menyuguhkan cerita yang belum diketahui oleh banyak orang. 

Kelima film pendek FIFA tentang lima legenda timnas Indonesia tersebut dapat ditonton di laman FIFA Plus atau klik tautan berikut ini. KLIK DISINI

(***)


 

PenulisR24/zura


Loading...
Loading...