Pemerintah Langsung Pecat Kepala BMKG Negara Ini Setelah Salah Ramalkan Cuaca

Selasa, 23 Agustus 2022 | 14:12 WIB
Ilustrasi. Sumber: Internet Ilustrasi. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Rencana pertunjukan kembang api terbesar di Eropa yang awalnya diselenggarakan pada Sabtu, 20 Agustus 2022 malam dalam rangka Hari St Stephen atau hari libur nasional resmi dibatalkan.

Padahal, sekitar 40.000 kembang api siap diluncurkan dari 240 titik di sepanjang 5 km (3 mil) bentangan Sungai Danube di Budapest tengah, dalam pertunjukan yang biasanya ditonton hingga dua juta orang itu dikutip dari okezone.com.

Tujuh jam sebelum jadwal dimulai, pemerintah menunda acara tersebut karena alasan peringatan cuaca ekstrem.

Baca Juga: Kremlin Dukung Sayembara Berhadiah Uang Tunai 1 Rp Miliar Yang Bisa Merampas Tank NATO

Tak tanggung-tanggung, pemerintah menunda acara tersebut selama seminggu karena peringatan cuaca ekstrem yang diterima dari BMKG.

Setelah waktu berlalu, ternyata cuaca tetap tenang. Badai hujan yang diprediksikan oleh BMKG setempat berubah arah dan malah melanda bagian timur Hungaria.

Baca Juga: BlockBerryCreative Keluarkan Petisi untuk Penangguhan Aktivitas Chuu di Televisi

Hal inilah yang mengarah pada pemecatan kepala dan wakil kepala dinas cuaca karena memicu kegemparan politik.

Salah satunya mengakibatkan pendukung pemerintah marah besar dengan ketidakcakapan para peramal di BMKG dan berharap rencana yang terbaru akan berjalan seperti yang diharapkan pada Sabtu, 27 Agustus 2022.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...