Perkembangan Kota Malang dari Penjajah Belanda hingga Jepang

Rabu, 05 Oktober 2022 | 08:12 WIB
Penjajah Belanda. Sumber: Jadi Berita Penjajah Belanda. Sumber: Jadi Berita

RIAU24.COM - Kota Malang tak bisa lepas dari sejarah bangsa ini. Alasannya karena Malang mempunyai peran penting dalam kemerdekaan Indonesia.

Dahulu, kota di Provinsi Jawa Timur ini merupakan sebuah kerajaan yang berpusat di wilayah Dinoyo dengan Raja Gajayana dikutip dari okezone.com.

Pada 1767, Malang diduduki oleh kolonial Belanda. Ketika masa penjajahan kolonial Belanda, Malang dijadikan wilayah kota.

Baca Juga: Siap Melepas Putrinya Naik ke Pelaminan Tengku Firmansyah Ngebet Ingin Memilki Cucu

Tak hanya itu, fasilitas direncanakan guna memenuhi kebutuhan keluarga Belanda seperti Ijen Boulevard dan sekitarnya.

Kawasan tersebut dulu hanya diizinkan dinikmati oleh keluarga Belanda serta bangsa Eropa lainnya. Sedangkan pribumi bertempat tinggal di pinggiran kota dengan fasilitas minim.

Seiring berjalannya waktu, atau tepatnya pada 1824, Malang dipimpin oleh oleh seorang Asisten Residen.

Baca Juga: Santai Jagoannya Klah dari Jepang Ricky Harun Unggulkan Jerman di Piala Dunia Qatar 2022

Dari sini Kota Malang mulai berkembang seiring dengan mulai beroperasinya kereta api di kota tersebut.

Selain itu, terjadi pula perubahan fungsi lahan dengan pesat, dari fungsi pertanian menjadi industri dan perumahan. Pada 1 April 1914, Malang ditetapkan sebagai Kotapraja.  

Saat Jepang datang menguasai pada 1942, Kota Malang dan sekitarnya diduduki pemerintahan Jepang sejak 7 Maret 1942.

Pengambilan alih pemerintahan dari Belanda ke Jepang ini meneruskan sistem yang lama, hanya sebutan dalam jabatan diganti menggunakan bahasa Jepang.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...