Menu

Survei Nasional: Airlangga Hartarto Masuk Top of Mind Capres 2024, Bersama Anies Dkk

Amastya 4 Nov 2022, 09:59
Elektabilitas Airlangga Hartarto disebut meningkat dalam survei DPI terbaru /net
Elektabilitas Airlangga Hartarto disebut meningkat dalam survei DPI terbaru /net

RIAU24.COM - Hasil survei terbaru Diagram Politik Indonesia (DPI) mengumumkan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto berhasil masuk dalam daftar top of mind calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.

Hal ini membuktikan elektabilitas Airlangga Hartarto terus menanjak dan menjadi capres potensial dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Diketahui kategori Top of Mind adalah jawaban spontan responden tanpa alat bantu ketika ditanya siapa calon presiden yang akan dipilih jika pilpres dilaksanakan hari ini.

Nama Airlangga masuk lima besar dalam kategori tersebut dalam survei nasional yang digelar Diagram Politik pada 25 September - 20 Oktober 2022,

"Pada urutan pertama, yaitu Anies Baswedan 25,5%, Prabowo Subianto 22,8%, Ganjar Pranowo 19,9%, Agus Harimurti Yudoyono 6,8%, dan Airlangga Hartarto 4,2%, nama-nama lainnya di bawah 3 persen," ujar Nastain Muhamad selaku Direktur Eksekutif Diagram Politik Indonesia kepada wartawan, Kamis (3/11/2022) dikutip sindonews.com.

Nastain mengatakan, elektabilitas Airlangga tersebut justru naik pada simulasi 10 nama calon presiden dengan skor 6,2 persen.

"Pada simulasi 10 nama, di urutan pertama yaitu Anies Baswedan 26,5%, Prabowo Subianto 23%, Ganjar Pranowo 21,3,%, dan Agus Harimurti Yudhoyono 5,5%, sisanya di bawah 4%," terangnya.

Terkait posisi Airlangga yang menggeser AHY pada simulasi 10 nama, Nastain menyebutkan hal itu karena responden lebih banyak mengenal Airlangga yang tak hanya sebagai ketua umum parpol, melainkan juga sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

"Meski tidak banyak melakukan manuver dan sosialisasi, seperti pemasangan alat peraga kampanye belakangan ini, namun karena posisi Airlangga sebagai menteri, tentu publik lebih mengenal dan menilai kinerjanya, dibandingkan AHY yang hanya ketua parpol," katanya.

Nastain juga menyebutkan, Airlangga memiliki potensi yang cukup besar untuk terus meningkatkan elektabilitas, sehingga berpeluang menjadi capres potensial dari Partai Golkar.

"Kerja-kerja politik yang dilakukan secara masif akan sangat berdampak pada kenaikan elektabilitas Airlangga," pungkasnya.

Sekedar informasi, survei nasional ini mengambil sampel tersebar secara proporsional di 34 provinsi dengan 1.200 responden.

Metode pengambilan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan 1.200 responden yang dipilih menggunakan multistage random sampling (metode acak bertingkat).

Margin of error survei ini 3 persen, dengan tingkat kepercayaan 93 persen.

(***)