6.500 Pekerja Terancam PHK
RIAU24.COM - Presiden KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia), Said Iqbal menyebut ribuan pekerja dari sejumlah industri di Indonesia terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Hal ini karena perusahaan di tempat mereka bekerja belum mendapat order, dampak perang Iran yang dikeroyok Amerika Serikat (AS) dan Zionis Israel, dikutip dari inilah.com, Senin 22 Juni 2026.
"Sekitar empat atau lima perusahaan yang saya temukan dalam kunjungan langsung saya ke perusahaan, berpotensi mengalami PHK," ujarnya.
Dia merincikan, PT Pakerin di Desa Bangun, Kabupaten Mojokerto, Jatim, yang berencana merumahkan 2.500 pekerjanya.
"Kalau tak tertolong, 2.500 pekerja PT Pak rin terancam kena PHK. Saat ini, 4 dari 5 pabriknya tutup," ujarnya
Selanjutnya, 2 perusahaan suku cadang otomotif berinisial PT J dan S yang tak mendapat order akibat perang Iran.