Perayaan Thanksgiving yang Identik dengan Daging Kalkun, Berlangsung Sejak Abad ke-16  

Jumat, 25 November 2022 | 14:41 WIB
Ilustrasi (Pixabay) Ilustrasi (Pixabay)

RIAU24.COM -Beberapa negara di dunia merayakan Thanksgiving pada waktu berbeda. Satu yang paling terkenal adalah Thanksgiving di Amerika Serikat (AS). 

Thanksgiving merupakan perayaan ucapan syukur di AS yang jatuh pada Kamis minggu ke-4 November setiap tahunnya. 

Baca Juga: Sehari Sebelum Agitasi Anti-rezim, 1.200 Pelajar di Iran Jatuh Sakit Akibat Keracunan Makanan
 

Tahun ini, Thanksgiving jatuh pada Kamis (24/11/2022). Perayaan ini sudah berlangsung lama sejak abad ke-16 yang waktu itu diperingati sebagai ucapan syukur pascapanen musim gugur, seperti dilansir Britannica.  

Thankgiving kini ditetapkan sebagai hari libur nasional dan menjadi kesempatan bagi masyarakat AS untuk berkumpul bersama keluarga, sembari menikmati hidangan spesial. 

Kalkun merupakan salah satu hidangan Thanksgiving yang paling populer. Sebagian orang bahkan menyebutnya sebagai makanan wajib. Mengapa Thanksgiving identik dengan kalkun?

Kalkun diyakini tidak ada saat Thanksgiving pertama berlangsung. Momen yang dikenal dengan sebutan First Thankgiving itu tidak menunjukkan kehadiran kalkun di atas meja makan. 

Suku Wampanoag yang kala itu hadir dalam perayaan Thanksgiving membawa daging rusa, sementara penjajah Inggris (Pilgrims) yang turut serta disebut membawa unggas liar. 

Ada kemungkinan unggas yang dibawa oleh kolonial tersebut adalah kalkun. Namun, sejarawan berpikir bahwa unggas itu adalah bebek atau angsa. 

Kalkun mulai menjadi hidangan Thanksgiving populer pada abad ke-19 dengan berbagai alasan yang mengikutinya.

Pertama, jumlah kalkun lumayan banyak. Seorang ahli yang tidak disebutkan namanya, memperkirakan bahwa setidaknya ada 10 juta kalkun di AS pada saat itu.

Kalkun juga dianggap sebagai unggas yang hampir selalu tersedia di peternakan milik keluarga dan siap disembelih. 

Selain itu, kalkun memiliki ukuran yang besar daripada unggas lainnya sehingga dianggap cukup untuk memberi makan satu keluarga. Bertolak belakang dengan kalkun, hewan ternak lainnya, seperti ayam dan sapi, masih memproduksi telur dan susu sehingga dianggap lebih berguna.

Baca Juga: Pria Louisiana Menemukan Perahu Abad ke-19 Saat Sungai Mississippi Mengering  

Tokoh penting pendiri AS juga mengambil peran dalam popularitas kalkun saat Thanksgiving. 

Dikutip dari Food52, Alexander Hamilton mengatakan, "Tidak seorang pun boleh berpantang makan kalkun pada Hari Thanksgiving." 

George Washington, presiden pertama AS juga berperan sebagai orang di balik penetapan Thanksgiving sebagai hari libur nasional. 

Kini, makanan Thanksgiving tidak hanya kalkun. Ada juga brussel sprouts, pai labu, cranberry, dan mashed potato.  

(***)

PenulisR24/zura


Loading...

Terpopuler

Loading...