Mengenal Sosok Tionghoa Muslim Asal China yang Diyakini Penemu Pertama Amerika

Minggu, 22 Januari 2023 | 11:04 WIB
Laksamana Cheng Ho Laksamana Cheng Ho

RIAU24.COM - Jauh sebelum Christopher Columbus mencapai 'Dunia Baru' dan Ferdinand Magellan berlayar mengelilingi Bumi, Laksamana Cheng Ho (Zheng He) asal Tiongkok menjejakkan kaki ke tanah yang belum dipijak Bangsa Eropa.

Cheng Ho adalah salah satu tokoh Muslim ahli geografi yang berperan penting dalam sejarah penjelajahan dunia.

Dilansir laman About Islam, Laksamana Cheng Ho adalah seorang kasim, pelaut, penjelajah, diplomat, dan laksamana Armada Hui selama awal Dinasti Ming di China. Ia lahir pada akhir abad ke-14 di sebuah kota kecil di wilayah Yunnan dari keluarga Hui yang merupakan kelompok etnis Tionghoa Muslim.

Baca Juga: Sosok Alqam dan Aksi Balasannya yang Mematikan Terhadap Pemukim Israel di Tepi Barat

Nama lahirnya adalah 'Ma He'. Di China, mereka menggunakan "Ma" sebagai nama pendek untuk "Muhammad". Keluarganya mengaku sebagai keturunan gubernur Mongolia di Yunnan atau dari Raja Mohammed dari Bukhara. Dibesarkan sebagai seorang Muslim, Ma He mempelajari ajaran Islam dan menghafal Alquran sejak usia dini.

Sejak kecil Ma He sudah fasih berbahasa China dan Arab. Ia selalu ingin tahu segalanya tentang negara-negara yang secara geografis terletak di sebelah barat China. Ma He mempelajari bahasa, agama, tradisi, sejarah, serta geografi mereka bersama sang ayah dan kakek.

Ketika berusia 10 tahun, Ma He ditangkap dan dijadikan kasim di istana kaisar. Ia menjadi pelayan khusus Pangeran Zhu Di, anak keempat kaisar pendiri Dinasti Ming.

Berkat kemampuan, kesetiaan, serta kejujurannya; Ma He pun menjadi sahabat dan pengawal pribadi pangeran muda itu. Saat itulah kecerdasan, kebijaksanaan, dan kemampuan kepemimpinan Ma He menjadi terlihat.

Setelah semua kampanye dan pertempuran yang dia pimpin bersama Pangeran Zhu Di selama 4 tahun, Ma He pun tumbuh menjadi komandan militer terkuat di China.

Baca Juga: Rishi Sunak Pecat Ketua Partai Konservatif Atas Kasus Pajak

Pada 1404, Pangeran Zhu Di menjadi kaisar baru Dinasti Ming. Kemudian Zhu Di memberikan Ma He penghargaan sebagai Komando Tertinggi Badan Rumah Tangga Kekaisaran. Zhu Di juga memutuskan untuk mengganti nama Ma dan memberinya gelar baru dengan Zheng. Sejak saat itu nama Ma He berubah menjadi "Zheng He".

Kemudian Kaisar Zhu Di memilih Zheng He sebagai komandan untuk pelayaran besar ke barat. Setelah itu, ia menjadi penjelajah maritim terbesar di China dan memiliki gelar baru menjadi Laksamana Zheng He.

PenulisR24/riz


Loading...

Terpopuler

Loading...