Menu

Bom Perang Dunia II Ditemukan di Sungai Yare Inggris, Meledak Saat Dijinakkan

Amastya 12 Feb 2023, 19:27
Bom Perang Dunia II meledak pada saat dijinakkan /Twitter
Bom Perang Dunia II meledak pada saat dijinakkan /Twitter

RIAU24.COM Bom era Perang Dunia II, yang ditemukan di kota Great Yarmouth, Inggris, meledak secara tidak sengaja setelah para ahli mencoba menjinakkannya.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Jumat, (10/2/2023).

Bom itu ditemukan ketika seorang kontraktor yang sedang melakukan pekerjaan pengerukan di Sungai Yare pertama kali menemukan bahan peledak seberat 250 kilogram (sekitar 550 pon) pada hari Selasa, setelah itu pihak berwenang diberitahu.

Belakangan, layanan darurat dan otoritas lokal mengumumkan "insiden besar" dan mengaktifkan rencana darurat. Tim Explosion Ordnance Device juga dipanggil ke area tersebut. Jalan ditutup dan daerah sekitarnya dievakuasi, menurut CBS News.

Bahan peledak entah bagaimana meledak ketika pekerjaan untuk melucuti bahan peledak dimulai pada hari Jumat, menyebabkan ledakan besar, menurut rilis berita dari kota.

Sebelum tawaran penjinakan, ratusan orang telah dievakuasi dari rumah dan tempat kerja. Rekaman video tentang drone polisi dibagikan di Twitter, yang menarik ribuan penayangan.

Untungnya, tidak ada korban yang dilaporkan karena bom abad ke-20 itu dikelilingi oleh kotak pasir pelindung jika terjadi ledakan yang tidak terduga. Polisi mengatakan kotak pasir mencegah cedera.

Bom yang tidak meledak di Great Yarmouth diledakkan lebih awal saat bekerja untuk melucuti senjatanya. Drone kami mengabadikan momen tersebut. Kami dapat mengonfirmasi bahwa tidak ada yang terluka," cuit Kepolisian Norfolk.

Menyusul insiden tersebut, polisi mencabut perintah evakuasi dan Kepala Eksekutif Dewan Great Yarmouth Borough Sheila Oxtoby berterima kasih kepada anggota masyarakat atas kesabaran dan pengertian mereka selama proses berhari-hari.

"Ini adalah waktu yang meresahkan bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang dievakuasi dari rumah mereka. Keamanan publik telah menjadi inti dari pengambilan keputusan selama operasi multi-lembaga ini. Meskipun mungkin lambat, peristiwa kemarin sore menunjukkan mengapa sangat penting untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk meminimalkan risiko apa pun kepada publik," kata Oxtoby, menurut rilis berita.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang terlibat karena membawa ini ke kesimpulan yang aman dan kami akan terus membantu para warga yang mengungsi," tambahnya.

(***)