Menu

Diplomat Top Israel Diusir dari KTT Uni Afrika, Sebut Iran yang Mendalanginya

Amastya 19 Feb 2023, 12:26
Diplomat Israel diusir pada saat menghadiri KTT Uni Afrika /Twitter
Diplomat Israel diusir pada saat menghadiri KTT Uni Afrika /Twitter

RIAU24.COM - Rivalitas Israel-Iran kembali dipamerkan, kali ini pada KTT Uni Afrika, yang digelar di Addis Ababa, Ethiopia.

Pada upacara pembukaan KTT pada hari Sabtu (18/2/2023), delegasi pengamat Israel dikeluarkan dari KTT.

Menurut beberapa laporan, sebuah video mulai beredar di media sosial yang menunjukkan penjaga di KTT mengawal wakil direktur jenderal Israel untuk Afrika, Sharon Bar-li, keluar dari majelis AU.

Juru bicara kementerian Israel Lior Hayat mengatakan, "Israel memandang serius insiden di mana wakil Afrika, Duta Besar Sharon Bar-Li, dikeluarkan dari aula Uni Afrika meskipun statusnya sebagai pengamat terakreditasi dengan lencana akses."

Hayat menuduh Iran, musuh bebuyutannya, mengatur pengusiran diplomat senior itu dari pertemuan Uni Afrika.

"Sangat menyedihkan melihat bahwa Uni Afrika telah disandera oleh sejumlah kecil negara ekstremis seperti Aljazair dan Afrika Selatan, didorong oleh kebencian dan dikendalikan oleh Iran," tuturnya.

Hayat juga meminta negara-negara Afrika untuk menentang tindakan ini yang merugikan organisasi Uni Afrika itu sendiri dan seluruh benua.

Namun, Juru bicara Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa Vincent Magwenya mengatakan kepada AFP, "Mereka (Israel) harus memperkuat klaim mereka."

Sengketa akreditasi Israel di Uni Afrika

Masalah dimulai pada Juli tahun lalu ketika Moussa Faki Mahamat, kepala Komisi AU, secara sepihak mengizinkan masuknya Israel ke organisasi tersebut, memicu sejumlah keberatan negara-negara anggota.

Perdana Menteri Otoritas Palestina (PA) Mohammed Shtayyeh pada 4 Februari memohon kepada para pemimpin Afrika untuk mencabut akreditasi saat KTT berlangsung di ibu kota Ethiopia, Addis Abeba.

Dia mengatakan Israel seharusnya tidak pernah dihargai atas pelanggarannya dan untuk rezim apartheid yang dikenakannya pada rakyat Palestina.

Untuk mencegah keretakan yang mungkin telah menyebabkan perpecahan yang belum pernah terjadi sebelumnya di antara 55 anggota Uni Afrika (AU), diskusi tentang apakah akan mencabut akreditasi Israel sebagai pengamat kelompok itu kini telah ditunda.

Sebuah komite telah dibentuk, menurut Ketua AU yang baru-baru ini terpilih Macky Sall, dengan tujuan berdiskusi dengan negara-negara anggota dan mencapai kesepakatan tentang masalah ini.

(***)