Menu

Satu-satunya Partai Oposisi Kamboja Didiskualifikasi Jelang Pemilu Juli

Amastya 16 May 2023, 07:14
Gambar menunjukkan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen (kiri) setelah memberikan suaranya di tempat pemungutan suara selama pemilihan lokal di provinsi Kandal. (Kanan) Pendukung partai oposisi, Partai Cahaya Lilin selama kampanye untuk pemilihan lokal mendatang /Agensi
Gambar menunjukkan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen (kiri) setelah memberikan suaranya di tempat pemungutan suara selama pemilihan lokal di provinsi Kandal. (Kanan) Pendukung partai oposisi, Partai Cahaya Lilin selama kampanye untuk pemilihan lokal mendatang /Agensi

Berbeda dengan CP yang baru bereinkarnasi dari Cambodia National Rescue Party (CNRP) yang baru berusia lebih dari satu tahun. CNRP telah dibubarkan pada tahun 2017 setelah putusan Mahkamah Agung negara yang menghasilkan kemenangan telak bagi CPP.

Partai Hun Sen memenangkan setiap kursi setelah oposisi CNRP dibubarkan menjelang pemilihan nasional pada 2018.

Menurut laporan, beberapa anggota CRNP telah ditahan atau dihukum karena kejahatan, sementara banyak yang telah melarikan diri dari negara Asia Tenggara itu menyusul tindakan keras Hun Sen terhadap para kritikus.

Namun, wakil presiden Candlelight Son Chhay, dikutip dari Reuters, mengatakan bahwa mereka akan mengajukan banding atas langkah ini di mahkamah konstitusi.

“Larangan itu tidak masuk akal karena kami sudah memiliki dukungan akar rumput. Sulit bagi Kamboja untuk berjalan di jalur demokrasi partai jamak karena kami tidak dapat bersaing dalam pemilu,” kata seorang juru bicara CP Kimsour Phirith mengatakan kepada AFP.

Bulan lalu, Human Rights Watch (HRW) sebuah organisasi internasional, menuduh pemerintah Kamboja meningkatkan serangan terhadap oposisi yang berujung pada penyerangan terhadap anggota CP.

Halaman: 123Lihat Semua