Menu

Setelah Cawe-cawe, Jokowi Disebut Akan Terapkan 'Permainan Kasar' di Pemilu 2024

Azhar 31 May 2023, 10:09
Pengamat politik sekaligus akademisi, Rocky Gerung menyebut Presiden Jokowi akan bermain kasar di Pilpres 2024. Sumber: KBA News
Pengamat politik sekaligus akademisi, Rocky Gerung menyebut Presiden Jokowi akan bermain kasar di Pilpres 2024. Sumber: KBA News

RIAU24.COM - Pengamat politik sekaligus akademisi, Rocky Gerung menyebut Presiden Jokowi akan 'bermain kasar' di Pilpres 2024.

Hal ini disampaikan Rocky usai Jokowi mengaku tak akan netral di Pilpres 2024 dan akan ikut cawe-cawe alias terlibat dalam ajang pencarian calon presiden dikutip dari wartaekonomi.co.id, Rabu 31 Mei 2023.

Menurut Rocky, tidak mungkin seseorang yang punya etika politik itu ikut campur dalam hal yang bukan ranahnya, apalagi Jokowi sebentar lagi tak lagi menjabat sebagai Presiden RI.

"Ya kalau presiden akhirnya bilang dia mau cawe-cawe dan tidak netral artinya dia mau main kasar, kelihatannya begitu tuh," sebutnya.

Niat presiden tersebut diartikan Rocy karena begitu ingin mempertahankan dinastinya.

"Jelas Jokowi ingin mempertahankan oligarkinya Dia udah selesai politik, malah mau main jadi pemain gadungan. Ini adalah  satu peristiwa yang akan orang ingat," sebutnya.

Jokowi disebutkannya juga sebagai presiden yang tidak puas selama 7 tahun lalu berupaya untuk cawe-cawe.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi mengaku tidak akan netral menyambut Pilpres 2024. Jokowi juga mengaku akan ikut cawe-cawe alias terlibat dalam ajang pencarian calon presiden terbaik.

Jokowi menilai Pilpres 2024 merupakan kepentingan nasional yang krusial dan untuk itu ia harus ikut cawe-cawe demi bangsa dan negara.

"Ini demi kepentingan nasional, memilih pemimpin pada 2024 sangat krusial penting sekali. Saya tidak akan netral karena ini kepentingan nasional," kata Jokowi di Istana, Jakarta, Senin, 29 Mei 2023.