Menu

Setidaknya 2 Tewas Termasuk Bayi Pasca Kapal Migran Tenggelam di Tunisia

Amastya 13 Aug 2023, 06:33
Dalam insiden terpisah, sebuah badan amal EMERGENCY, mengatakan bahwa mereka berhasil menyelamatkan sekitar 76 migran di sebuah kapal kayu yang kelebihan muatan di Mediterania, pada hari Sabtu (12 Agustus) /Reuters
Dalam insiden terpisah, sebuah badan amal EMERGENCY, mengatakan bahwa mereka berhasil menyelamatkan sekitar 76 migran di sebuah kapal kayu yang kelebihan muatan di Mediterania, pada hari Sabtu (12 Agustus) /Reuters

RIAU24.COM - Menurut penjaga pantai Tunisia, dua warga, termasuk bayi berusia delapan bulan meninggal setelah kapal mereka tenggelam Sabtu (12 Agustus) segera setelah meninggalkan pantai negara itu.

Ini terjadi di tengah lonjakan jumlah penyeberangan migran Mediterania tengah yang menuju Eropa dari Afrika Utara yang dikatakan paling mematikan di dunia, menurut PBB.

Kapal itu dikatakan membawa 20 warga Tunisia ketika tenggelam sekitar pukul 2.00 (waktu setempat) dan sekitar 120 meter dari pantai negara itu di Gabes, kata para pejabat.

"Dua mayat telah ditemukan, satu dari seorang pria berusia 20 tahun dan yang lainnya dari seorang bayi," kata penjaga pantai negara Afrika Utara itu, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP.

Ia menambahkan bahwa sekitar lima orang masih hilang dan bahwa operasi pencarian sedang berlangsung untuk mereka.

Selain itu, penjaga pantai Tunisia berhasil menyelamatkan 13 lainnya. Sementara itu, para pejabat di kota Gabes telah meluncurkan penyelidikan untuk "menentukan keadaan tragedi ini".

Halaman: 12Lihat Semua