Menu

LAM Riau Apresiasi PTPN V dalam Diskusi Pancung Alas

Devi 28 Nov 2023, 11:31
Sejumlah akademisi, tokoh adat, cendekiawan, mahasiswa yang hadir dalam diskusi terpumpun tentang Pancung Alas, foto bersama di Gedung LAM Riau, Kota Pekanbaru, Senin (27/11/2023). (HUMAS PTPN V)
Sejumlah akademisi, tokoh adat, cendekiawan, mahasiswa yang hadir dalam diskusi terpumpun tentang Pancung Alas, foto bersama di Gedung LAM Riau, Kota Pekanbaru, Senin (27/11/2023). (HUMAS PTPN V)

RIAU24.COM -  Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menyelenggarakan forum diskusi melibatkan akademisi, mahasiswa, dan para tokoh adat Melayu.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung LAM Riau Kota Pekanbaru dengan mengangkat tema Pancung Alas itu juga mengundang sejumlah perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau.  

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAM Riau Datuk Seri Marjohan Yusuf pun memberikan apresiasi kepada PTPN V yang diwakili Kepala Bagian Hukum Andiansyah Hamdani dan Corporate Secretary Bambang Budi Santoso tersebut. 

“Terimakasih perwakilan PTPN V yang telah memenuhi undangan diskusi terpumpun Pancung Alas hari ini. Dengan adanya diskusi yang melibatkan berbagai pihak, tentunya diharapkan akan menyamakan cara pandang kita terhadap masyarakat adat,” kata Datuk Seri Marjohan, Senin (27/11).

Dalam kegiatan tersebut, ia mengapresiasi PTPN V yang menjadi satu-satunya perusahaan yang hadir memenuhi undangan tersebut.

Lebih jauh, Timbalan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Dr Firdaus menjelaskan bahwa Pancung Alas merupakan bagi hasil dalam persentase tertentu yang menjadi kewajiban pengelola sumber daya alam yang digunakan untuk kesejahteraan komunal yang diatur oleh ketentuan-ketentuan adat setempat. Pancung Alas sendiri telah diterapkan secara turun temurun oleh masyarakat Riau sejak zaman kerajaan dan kesultanan. Sejumlah literatur hasil penelitian menemukan bahwa sistem tersebut menjadi bagian dalam pemerataan ekonomi masyarakat.  

Halaman: 12Lihat Semua