Menu

Serangan Balas Dendam AS Gagal, Tak Tewaskan Satu Pun Pasukan Iran

Riko 6 Feb 2024, 16:24
Foto (net)
Foto (net)

RIAU24.COM - Militer Amerika Serikat (AS) telah meluncurkan serangan balas dendam di Irak dan Suriah pada Jumat tengah malam atau Sabtu dini hari. Namun Pentagon mengakui tak ada satu pun dari pasukan Iran maupun milisi pro-Teheran yang tewas. 

Padahal, serangan itu diluncurkan dengan menargetkan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dan kelompok-kelompok milisi afiliasinya. Itu merupakan aksi balasan atas serangan drone terhadap pangkalan Amerika di Yordania yang menewaskan tiga tentara Washington dan melukai lebih dari 40 tentara lainnya. 

“Pasukan militer AS menyerang lebih dari 85 sasaran, dengan banyak pesawat termasuk pengebom jarak jauh yang diterbangkan dari Amerika Serikat. Serangan udara tersebut menggunakan lebih dari 125 amunisi presisi,” kata Komando Pusat (CENTCOM) AS dalam sebuah pernyataan.

Pada hari Senin, juru bicara Pentagon Mayor Jenderal Pat Ryder mengatakan wajar jika menyimpulkan bahwa kemungkinan ada korban jiwa terkait serangan ini. "Namun, AS tidak mengetahui adanya warga Iran yang terbunuh dalam serangan tersebut," katanya dikutip Sindonews. 

Pernyataan Ryder berbeda dengan laporan media-media Amerika sebelumnya yang menyebut sekitar 40 orang tewas dalam serangan balas dendam di Irak dan Suriah. Ryder juga mengatakan bahwa AS sedang mengejar "teroris" yang memiliki hubungan dengan IRGC Iran dan bukan pejuang yang merupakan bagian dari Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) Irak. 

PMF adalah bagian dari pasukan keamanan Irak. “Saat kami melakukan serangan ini, kami sangat fokus pada kelompok proksi yang didukung Iran dan bukan PMF,” kata Ryder kepada wartawan saat konferensi pers, sebagaimana dikutip dari Al Arabiya, Selasa (6/2/2024). 

Halaman: 12Lihat Semua