Menu

Jawaban dari KPU Soal Keanehan Suara PSI dan PPP

Azhar 2 Mar 2024, 16:42
Anggota KPU RI Mochammad Afifuddin. Sumber: kompas.com
Anggota KPU RI Mochammad Afifuddin. Sumber: kompas.com

RIAU24.COM - Anggota KPU RI Mochammad Afifuddin tak mau bicara banyak soal keanehan yang terjadi dengan perolehan suara PSI dan PPP.

Suara PSI naik pesat, dan suara PPP terjun bebas dikutip dari rmol.id, Sabtu 2 Maret 2024.

Afifuddin hanya meminta masyarakat bersabar, sekaligus mengikuti proses rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara manual yang dilakukan berjenjang.

"Pokoknya biar rekap berjenjang saja bicara yang angka-angka saja," ujarnya.

Untuk diketahui, sistem informasi rekapitulasi (Sirekap) Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut perolehan suara PSI hingga Sabtu siang (2/3) pukul 14.00 WIB mencapai 3,13 persen.

Persentase itu sama dengan 2.399.469 suara, dari total 541.260 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang selesai menginput data .

Suara PSI meningkat signifikan dari tanggal 18 Februari 2024, yang di dalam Sirekap baru sekitar 1,9 persen dari total TPS yang sebanyak 6.432.

Sebaliknya terjadi dengan PPP yang pada 18 Februari 2024 mencatat perolehan suara hingga di atas ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4 persen.

Per hari ini malah turun menjadi 3,97 persen.