Menu

DPR Yakini Kenaikan BBM Turunkan Daya Beli Masyarakat

Azhar 11 Apr 2026, 18:37
Ilustrasi SPBU Pertamina. Sumber: merdeka.com
Ilustrasi SPBU Pertamina. Sumber: merdeka.com

RIAU24.COM - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Wihadi Wiyanto merespons usulan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) agar pemerintah menaikkan harga BBM, demi mengamankan APBN.

Menurutnya, APBN tidak dapat dilihat hanya dari sisi penerimaan dan belanja dikutip dari rmol.id, Sabtu, 11 April 2026.

APBN juga dapat dilihat dari fungsinya sebagai instrumen stabilisasi yang secara aktif digunakan untuk menyerap gejolak eksternal agar tidak langsung berdampak pada masyarakat.

"Fundamental ekonomi kita tetap terjaga, dengan inflasi yang terkendali di level 3,48 persen pada Maret 2026, pertumbuhan ekonomi Q4 2025 mencapai 5,39 persen, serta PMI manufaktur yang berada di zona ekspansif," ujarnya.

APBN sangat mampu bekerja sebagai shock absorber untuk menahan tekanan global, khususnya dari sektor energi, agar tidak langsung membebani masyarakat.

Secara fiskal, kondisi APBN masih berada dalam koridor yang terjaga, dengan defisit yang terkendali dan rasio utang tetap pada level yang aman. 

Halaman: 12Lihat Semua