Menu

Hamas Tawarkan Gencatan Senjata Permanen di Gaza ke Israel, Terbagi 3 Tahap 

Zuratul 17 Mar 2024, 13:18
Hamas Tawarkan Gencatan Senjata Permanen di Gaza ke Israel, Terbagi 3 Tahap. (X/Foto)
Hamas Tawarkan Gencatan Senjata Permanen di Gaza ke Israel, Terbagi 3 Tahap. (X/Foto)

RIAU24.COM -Perang yang terjadi di Gaza, Palestina, telah berlangsung hampir 6 bulan lamanya. 

Kini, Hamas memberikan proposal gencatan senjata permanen di Gaza yang terbagi dalam tiga tahap.

Dilansir Al Jazeera, Minggu (17/3/2024), Hamas telah mengajukan rencana gencatan senjata baru untuk mengakhiri perang di Gaza yang mencakup pembebasan tawanan Israel dengan imbalan tahanan Palestina.

100 orang tahanan di antaranya sedang menjalani hukuman seumur hidup. Gencatan senjata ini akan dilakukan dalam tiga fase.

Berdasarkan keterangan sumber yang dilaporkan Al Jazeera, masing-masing tahap akan berlangsung selama 42 hari. 

Pada tahap pertama, Hamas mengatakan pasukan Israel harus mundur dari jalan al-Rashid dan Salah al-Din untuk memungkinkan kembalinya warga Palestina yang kehilangan tempat tinggal dan masuknya bantuan.

Salah al-Din adalah jalan arteri utama yang membentang dari utara ke selatan di Gaza

Berdasarkan proposal yang dilihat Reuters, Hamas menawarkan pembebasan awal warga Israel akan mencakup perempuan, anak-anak, orang tua dan tawanan yang sakit dengan imbalan 700 hingga 1.000 tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.

Hamas mengatakan 50 tahanan Palestina yang mereka pilih (30 di antaranya menjalani hukuman seumur hidup) harus dibebaskan dengan imbalan pembebasan satu perempuan tentara cadangan Israel yang ditawan di Gaza.

Pada tahap kedua, gencatan senjata permanen harus diumumkan sebelum pertukaran tentara yang ditangkap dapat dimulai. 

Sementara, tahap ketiga akan mencakup proses rekonstruksi di Gaza dan mencabut pengepungan Israel di wilayah kantong tersebut.

Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan proposal baru tersebut masih didasarkan pada 'tuntutan yang tidak realistis'. 

Kabinet perang Israel dan kabinet keamanan yang lebih besar akan bertemu pada hari Jumat untuk membahas proposal yang telah diajukan Hamas kepada mediator internasional.

Negosiasi selama berhari-hari dengan Hamas bulan ini mengenai gencatan senjata di Gaza gagal mencapai terobosan sebelum dimulainya bulan suci Ramadan. 

zx2c

Para mediator Qatar, Mesir dan Amerika Serikat menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk mencoba mempersempit perbedaan antara Israel dan Hamas mengenai seperti apa gencatan senjata yang akan terjadi karena krisis kemanusiaan yang semakin parah.

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi berusaha mencapai gencatan senjata di Gaza, meningkatkan pengiriman bantuan ke jalur tersebut dan memungkinkan pengungsi Palestina di wilayah selatan dan tengah wilayah kantong tersebut untuk pindah ke wilayah utara.

(***)