Pengamat Kritik Kampus Kelola Tambang: Rusak Marwah Perguruan Tinggi
Pengamat Kritik Kampus Kelola Tambang: Rusak Marwah Perguruan Tinggi.
Selain itu, Darmaningtyas mengkhawatirkan aturan perguruan tinggi boleh mengelola tambang akan membahayakan proses demokrasi.
Dia menyebut kampus tak bisa kritis karena ditundukkan izin tambang pemerintah.
Baca juga: Rayakan Kemerdekaan RI, Alexandria Islamic School Tanamkan Semangat Nasionalisme dan Karakter Siswa
"PT harusnya menjaga kebenaran, tapi kalau dia sendiri terlibat dalam kerusakan lingkungan misalnya, bagaimana mungkin bisa bersuara jujur dan lantang?" ujarnya.
Dia melanjutkan, "Kebebasan berpendapat sebagai wujud demokrasi tidak ada lagi. Bukan karena ditekan oleh militer, tapi self censorship."
Baca juga: Prabowo Turun Tinjau Lokasi Karhutla di Riau, Cek Pananganan di Jambi hingga Sumatera Selatan
Darmaningtyas juga membantah pengelolaan tambang oleh perguruan tinggi bisa menekan biaya pendidikan.
Dia menegaskan biaya pendidikan tinggi seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah.