Lebih dari Satu Dekade Hilang, Malaysia Airlines MH370 Dicari Lagi Pakai Teknologi Canggih
Upaya pencarian baru mengerahkan kendaraan bawah air otonom (AUV) mutakhir dari kapal Ocean Infinity untuk pemindaian dasar laut.
AUV, yang mampu turun hingga 6 km, dioperasikan via satelit dari pusat kendali perusahaan di Southampton dan akan menjelajahi empat area yang diidentifikasi sebagai lokasi kecelakaan potensial oleh para peneliti.
Dikutip detikINET dari Independent, AUV pada Armada 7806 Ocean Infinity, yang dibuat pada tahun 2023, dapat menghabiskan empat hari di dalam lautan, dua kali lebih lama dari pendahulunya.
Pencarian baru difokuskan pada area busur seluas 15.000 km persegi di Samudra Hindia bagian selatan. Area itu ditentukan berdasarkan data termasuk sinyal satelit dan transmisi radio, yang menurut Kuala Lumpur dapat dipercaya.
Armada 7806, yang dianggap sebagai kapal tercanggih secara teknis dari jenisnya, kemungkinan akan mencari di tiga hingga empat titik tempat para peneliti menyebut ada kemungkinan bangkai pesawat itu berada.
Kapal tersebut diperkirakan akan menghabiskan hingga enam minggu untuk mensurvei area tersebut, dengan jeda untuk mengisi kembali persediaan di Fremantle, Australia Barat, yang berfungsi sebagai pangkalan untuk operasi pencarian sebelumnya.