UAH Bongkar Amalan Ramadhan Nabi Muhammad SAW yang Memudahkan Anda dapat Lailatul Qadar
Dua rakaat yang dilakukan dengan hati yang bersih, penuh harapan kepada Allah, serta diiringi perenungan dosa-dosa akan jauh lebih bernilai dibandingkan banyak rakaat tetapi tanpa kehadiran hati.
UAH menegaskan bahwa momen terbaik dalam sholat malam adalah saat sujud. Di situlah seorang hamba benar-benar dekat dengan Allah dan bisa mencurahkan segala doa serta harapan.
Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri. Dengan menghidupkan sholat malam, seseorang sedang berinvestasi untuk kebahagiaan dunia dan akhirat.
UAH mengajak umat Islam untuk menjadikan Ramadan ini sebagai titik awal dalam membangun kebiasaan sholat malam. Dua rakaat saja setiap malam, jika dilakukan dengan istiqamah, bisa menjadi jalan menuju Lailatul Qadar.
(***)