Esensi Sholat Idul Fitri: Kembali ke Fitrah dan Makna Syukur dalam Islam
Esensi Sholat Idul Fitri: Kembali ke Fitrah dan Makna Syukur dalam Islam. (ilustrasi)
إِنَّ ٱلَّذِينَ قَالُوا۟ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسْتَقَٰمُوا۟ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: 'Tuhan kami ialah Allah,' kemudian mereka tetap istiqamah, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati." (QS. Al-Ahqaf: 13)
Baca juga: Dari Ambisi 3 Periode sampai Dinasti Politik, Eks Penasihat Spiritual Jokowi Bicara Blak-blakan
Sholat Id menjadi salah satu bentuk istiqamah dalam beribadah setelah Ramadhan, mengajarkan umat Islam untuk tetap menjaga ketakwaan sepanjang tahun.
4. Mempererat Silaturahmi dan Persaudaraan
Baca juga: Manfaatkan 135 Hektar Lahan, Produktif, Lapas Nusakambangan Dapat Apresiasi dari Titiek Sueharto
Sholat Id dilaksanakan secara berjamaah, memperlihatkan kebersamaan dan persatuan umat Islam. Setelah sholat, umat Islam dianjurkan untuk saling bermaafan, menghapus kesalahan masa lalu, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Rasulullah SAW bersabda: