Soal Ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis Resmi MoU Bersama Kemenag
“Kantor Kemenag adalah kantor pelayanan umat beragama. Dan setiap manusia, termasuk warga binaan, adalah ciptaan Tuhan yang sama derajatnya. Tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah,” ujar H Khaidir.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan substantif keilmuan dalam pembinaan agama. “Orang bisa shalat, tapi belum tentu paham maknanya.
"Kita ingin warga binaan tidak hanya tahu cara ibadah, tapi juga mengerti hikmah dan nilai-nilai di baliknya. Ilmu agama harus bisa dibagikan, bukan hanya didengar,”ucapnya.
Sebagai wujud dukungan nyata, Kemenag Kabupaten Bengkalis menyerahkan bantuan berupa 4 (empat) mushaf Al-Qur’an dan alat tulis untuk mendukung kegiatan keagamaan di Lapas.
Bantuan ini diterima langsung oleh Kalapas Kriston Napitupulu, disaksikan oleh jajaran Kemenag dan perwakilan warga binaan.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama yang penuh kehangatan antara jajaran Lapas, Kemenag, penyuluh agama, dan perwakilan warga binaan - simbol kuat dari kolaborasi yang inklusif dan penuh empati.