Netanyahu: Menyingkirkan Pemimpin Hamas di Luar Negeri akan Mengakhiri Perang Gaza dan Membebaskan Sandera
RIAU24.COM - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada hari Sabtu menuduh para pemimpin Hamas tidak peduli dengan rakyat di Gaza.
Ia juga secara khusus menyalahkan para pemimpin Hamas yang tinggal di luar negeri karena berulang kali menghalangi upaya gencatan senjata yang akan mengakhiri perang Gaza dan memastikan pembebasan para sandera yang tersisa.
"Para pemimpin teroris Hamas yang tinggal di Qatar tidak peduli dengan rakyat di Gaza," tulis Netanyahu dalam sebuah unggahan di X.
"Mereka memblokir semua upaya gencatan senjata untuk memperpanjang perang tanpa henti. Menyingkirkan mereka akan menyingkirkan hambatan utama untuk membebaskan semua sandera kita dan mengakhiri perang," tambahnya.
Beberapa laporan di media Israel menafsirkan unggahan media sosial perdana menteri tersebut menyiratkan bahwa serangan Israel di Doha untuk membunuh pejabat tinggi Hamas telah gagal.
Dua hari yang lalu, seorang pejabat Israel mengatakan kepada The Jerusalem Post tentang meningkatnya kemungkinan tidak ada pejabat senior Hamas yang tewas dalam serangan itu.