PM Baru Nepal 'Pilihan GenZ' Janji Selama 6 Bulan Berantas Korupsi
RIAU24.COM -Ibu kota Nepal, Kathmandu, kembali tenang pada akhir pekan ini usai dua pekan terakhir dilanda demonstrasi besar-besaran yang menjatuhkan pemerintahan hingga parlemen berkuasa.
Kehidupan sehari-hari di Kathmandu kembali normal setelah jam malam dilonggarkan dan seorang Perdana Menteri (PM) baru Nepal, Sushila Karki (73), dilantik pada Jumat (12/9).
Karki yang merupakan mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) itu akan menjadi perdana menteri sementara selama enam bulan. Selama masa singkat itu, perdana menteri 'pilihan Gen Z' itu bertugas untuk memulihkan ketertiban dan menangani tuntutan demonstran untuk masa depan Nepal yang bebas korupsi menjelang pemilihan umum dalam enam bulan.
"Kita harus bekerja sesuai dengan pemikiran generasi Gen Z," ujar Karki dalam pernyataan publik pertamanya sejak menjabat seperti dikutip dari AFP, Minggu (14/9).
"Yang dituntut kelompok ini adalah penghapusan korupsi, tata kelola pemerintahan yang baik, dan kesetaraan ekonomi. Dan, Anda serta saya harus bertekad untuk memenuhinya," sambung perempuan tersebut.
Dia menyatakan hal itu sebelum memulai pertemuan di kompleks pemerintahan Singha Durbar--yang sejumlah gedungnya terbakar di tengah unjuk rasa beberapa hari lalu.