Menu

Gelombang Pertama Anak-anak Gaza yang Sakit dan Terluka akan Dikirim ke Inggris Melalui Skema Pemerintah

Amastya 15 Sep 2025, 14:33
Warga Palestina yang mengungsi bergerak membawa barang-barang mereka ke arah selatan di sebuah jalan di area kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, menyusul perintah evakuasi Israel yang diperbarui untuk Kota Gaza pada 14 September 2025 /AFP
Warga Palestina yang mengungsi bergerak membawa barang-barang mereka ke arah selatan di sebuah jalan di area kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, menyusul perintah evakuasi Israel yang diperbarui untuk Kota Gaza pada 14 September 2025 /AFP

RIAU24.COM - Kelompok pertama anak-anak yang sakit dan terluka dari Gaza sedang menuju ke Inggris di bawah skema yang memungkinkan mereka menerima perawatan medis, kementerian kesehatan Inggris mengonfirmasi pada hari Minggu.

Perdana Menteri Keir Starmer mengumumkan pada bulan Juli bahwa Inggris akan mengevakuasi anak-anak Gaza untuk perawatan, dengan mencatat sebagian besar rumah sakit di wilayah Palestina tersebut tidak lagi berfungsi.

Pemerintah mengatakan skema ini penting karena kurangnya obat-obatan dan pasokan penting di Gaza dan pekerja medis tidak dapat melakukan pekerjaan mereka dengan aman.

"Kami memperkirakan anak-anak dan anggota keluarga dekat mereka akan tiba di Inggris dalam beberapa minggu mendatang," demikian pernyataan Kementerian Kesehatan, yang mencatat bahwa tidak ada rincian penerbangan yang akan dirilis demi alasan keamanan operasional.

Dalam wawancara dengan surat kabar Daily Mirror pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Yvette Cooper mengatakan kelompok pertama anak-anak telah meninggalkan Gaza dan sedang dalam perjalanan ke Inggris.

Surat kabar tersebut melaporkan anak-anak tersebut dirawat oleh petugas medis di negara lain di kawasan itu, sebelum datang ke Inggris untuk berobat.

Halaman: 12Lihat Semua