Prancis Mengakui Negara Palestina Jelang Pertemuan Majelis Umum PBB
“Pengakuan hak-hak rakyat Palestina tidak mengurangi hak-hak rakyat Israel, yang didukung Prancis sejak awal,” tambahnya.
Kenegaraan Palestina menjadi fokus konferensi yang diselenggarakan bersama oleh Prancis dan Arab Saudi di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Senin, saat para pemimpin dunia berkumpul di New York untuk pertemuan tahunan Majelis Umum PBB.
Sekitar 10 negara telah mengakui Palestina secara resmi sebagai sebuah negara, termasuk Prancis dan Belgia, yang akan bergabung dengan 147 negara anggota PBB lainnya yang telah menganggap Palestina sebagai negara berdaulat.
Australia, Inggris, Kanada, dan Portugal mengonfirmasi pada hari Minggu bahwa mereka kini secara resmi mengakui kenegaraan Palestina.
Pengakuan negara Palestina oleh Australia, Inggris, Kanada dan Portugal pada hari Minggu menambah tekanan pada Israel yang telah mengintensifkan perang di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 65.000 warga Palestina, dan mengubah daerah kantong Palestina itu menjadi reruntuhan.
Amerika Serikat, sekutu terdekat Israel, telah mengkritik pengakuan oleh pemerintah Barat, dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan langkah tersebut akan memberi semangat kepada [Hamas] dan mempersulit upaya mengakhiri perang.