Menu

FGD Pembinaan Statistik Sektoral, Diskominfo dan BPS Siak Perkuat Sinergi Wujudkan Satu Data Siak

Lina 24 Sep 2025, 14:37
FGD Pembinaan Statistik Sektoral, Diskominfo dan BPS Siak Perkuat Sinergi Wujudkan Satu Data Siak
FGD Pembinaan Statistik Sektoral, Diskominfo dan BPS Siak Perkuat Sinergi Wujudkan Satu Data Siak

RIAU24.COM - Siak – Selasa, 23 September 2025 – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Siak bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Siak menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Komplek Perkantoran Tanjung Agung, Kelurahan Sungai Mempura.

Mengusung tema “Peningkatan Kolaborasi dan Sinergi Bersama Mewujudkan Satu Data Kabupaten Siak Menuju Indonesia Emas”, FGD diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Siak, KPU, Polres Siak, Dandim 0322/Siak, BPN, Imigrasi, Kemenag, Lapas Siak, STAI Sulthan Syarif Hasyim, serta insan media.

Kepala Diskominfo Siak, Romy Lesmana Dermawan, hadir sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menegaskan pentingnya peran Diskominfo sebagai Walidata dalam memastikan pengelolaan data sektoral berjalan sesuai standar dan aturan yang berlaku.

“Walidata adalah instansi yang mengumpulkan, memverifikasi, dan mengelola data untuk mewujudkan Satu Data Siak. Melalui pembinaan statistik sektoral ini, kita memperkuat sinergi antara Diskominfo dan BPS dalam mengelola data statistik yang valid dan akurat,” jelas Romy.

Romy menambahkan, penyelenggaraan statistik sektoral di Kabupaten Siak mencakup berbagai materi, mulai dari jenis-jenis statistik dasar, sektoral, hingga khusus. Proses pengumpulan data dapat dilakukan melalui sensus, survei, kompilasi produk administrasi, hingga pemanfaatan big data.

Selain itu, ia memperkenalkan aplikasi Romantik, sebagai sarana penyampaian rancangan kegiatan statistik yang terintegrasi dengan Satu Data Indonesia (SDI) berbasis Generic Statistical Business Process Model (GSBPM).

Sementara itu, Kepala BPS Siak, Nugroho Imam Darojat, menekankan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting dalam mewujudkan tata kelola data yang terpadu, transparan, dan akuntabel. Dalam kesempatan tersebut, Nugroho juga menyampaikan Insight Data Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Siak Triwulan II Tahun 2025.

> “Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak pada triwulan II 2025 tumbuh sebesar 5,85%. Angka ini lebih tinggi dibanding rata-rata sebelum pandemi dan masuk kelompok atas di Provinsi Riau,” terangnya.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh sektor industri pengolahan (42,16%), pertambangan (22,26%), dan pertanian (25,18%). Dari sisi pengeluaran, kontribusi terbesar berasal dari konsumsi rumah tangga (23,65%), investasi/PMTB (23,17%), serta net ekspor barang dan jasa (50,58%).

Wujudkan Indonesia Emas 2045

Nugroho menegaskan, kegiatan FGD ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi.

“Kami berharap sinergi ini mampu mendorong perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

FGD berlangsung interaktif dengan diskusi antara peserta dan narasumber, menghasilkan sejumlah rekomendasi penting untuk penguatan data sektoral. Acara ditutup dengan komitmen bersama mewujudkan Satu Data Siak sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.(Lin)