Menu

Hamas Kehilangan Kontak dengan 2 Sandera Saat Israel Meningkatkan Serangan di Gaza

Amastya 29 Sep 2025, 14:37
Dalam pandangan udara ini, warga Palestina memeriksa reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah pada 28 September 2025 /AFP
Dalam pandangan udara ini, warga Palestina memeriksa reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah pada 28 September 2025 /AFP

RIAU24.COM - Sayap bersenjata kelompok militan Palestina, Hamas, pada hari Minggu (28 September) menyatakan bahwa mereka kehilangan kontak dengan dua sandera Israel di Gaza karena Israel mengintensifkan serangannya di wilayah tersebut dalam 48 jam terakhir.

Hamas juga meminta Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk memukul mundur pasukannya dan menghentikan serangan udara selama 24 jam mulai pukul 18.00 (waktu setempat) hari ini untuk berupaya menyelamatkan para sandera.

"Brigade (Ezzedine) Al-Qassam mengumumkan hilangnya kontak dengan kedua tahanan ... akibat operasi militer brutal dan serangan kekerasan di wilayah Sabra dan Tal al-Hawa selama 48 jam terakhir," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan, merujuk pada wilayah-wilayah di mana pasukan bersenjata Israel telah meningkatkan serangan udara dan darat mereka.

"Nyawa kedua tahanan berada dalam bahaya nyata, dan pasukan (Israel) harus segera mundur ke selatan Jalan 8 dan menghentikan operasi udara selama 24 jam mulai pukul 18.00 hari ini untuk memungkinkan upaya penyelamatan para tahanan," katanya dalam pernyataan lainnya.

Nama kedua sandera tersebut belum dirilis atas permintaan keluarga mereka.

Sebelumnya, Hamas pernah menyatakan kehilangan kontak dengan seorang sandera Israel-Amerika. Ia dibebaskan beberapa hari setelah pengumuman tersebut.

Halaman: 12Lihat Semua