Substansi Bukan Seremonial, Bupati Siak Tegaskan MTQ Wajib Terlaksana
RIAU24.COM - Siak Sri Indrapura, Jumat (3/10/2025) – Bupati Siak Dr. Afni Z, M.Si menegaskan bahwa pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Kabupaten Siak tidak boleh terhenti meskipun kondisi keuangan daerah tengah mengalami efisiensi. Hal ini disampaikannya saat berkunjung ke Kantor LPTQ Kabupaten Siak, sekaligus memberikan arahan kepada jajaran pengurus.
“MTQ wajib terlaksana di Siak. Bahkan meski anggaran kita tak adapun, jangan sampai tak ada MTQ di Siak. Dulu waktu kami kecik, bahkan pernah pergi lomba pakai lampu colok. Sekarang saya ingin ada perubahan mendasar untuk mengembalikan kemuliaan Al Quran yang menjadi substansi pelaksanaan MTQ, bukan memuliakan Astaka, pawai, ataupun bazar,” tegas Bupati Afni.
Ia mengkritisi praktik penyelenggaraan MTQ yang kerap lebih fokus pada aspek seremonial. “Kita tau sama tau, terkadang lebih mahal pula biaya astaka daripada bonus untuk Qori-Qoriah dan pelatih Ustaz-Ustazah. Ini kan menyalah. Harus kita tata ulang kembali agar kemuliaan Al Quran benar-benar terjaga,” tambahnya.
Bupati perempuan pertama di Siak itu juga menyampaikan rencananya memperkuat LPTQ melalui peningkatan anggaran, perbaikan sarana, serta penataan ulang sistem pembinaan. Bahkan, ia menilai kantor LPTQ yang selama ini menempati ruko perlu dipindahkan ke tempat yang lebih representatif.
“Laksanakan MTQ di pesantren-pesantren agar ghirohnya lebih terasa. Anggaran LPTQ harus ditambah, bonus Qori dan Qoriah harus naik. Kantor LPTQ kalau perlu pindah, agar anak-anak lebih nyaman dalam amalan cinta Quran mereka,” ujar Afni, yang juga purna Kafilah MTQ cabang Syarhil Quran.
Dalam kesempatan itu, Bupati Afni juga menegaskan akan mengundang seluruh pengurus LPTQ Kecamatan, Kepala KUA, dan Camat pada peringatan Hari Santri 22 Oktober 2025 di Kota Siak Sri Indrapura, sebagai momentum penguatan pembinaan kafilah.