Menu

Hamas Serahkan Tanggapan Terhadap Rencana Trump di Gaza, Katakan Siap Bebaskan Semua Sandera

Amastya 4 Oct 2025, 14:22
Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato dalam konferensi pers di Gedung Putih di Washington, DC/ AFP
Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato dalam konferensi pers di Gedung Putih di Washington, DC/ AFP

RIAU24.COM - Kelompok teror Palestina, Hamas, menyampaikan tanggapannya terhadap rencana Trump terkait Gaza pada hari Jumat, beberapa jam setelah presiden AS mengumumkan batas waktu hari Minggu, dan menyatakan siap membebaskan semua sandera—baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal—sesuai rencana pertukaran yang diuraikan dalam proposal tersebut.

Hamas menyatakan akan membebaskan semua sandera untuk mengakhiri perang Israel di Gaza dan penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah tersebut, lapor Al Jazeera.

"Dalam konteks ini, gerakan ini menegaskan kesiapannya untuk segera berunding melalui para mediator guna membahas detail perjanjian ini," ujar Hamas dalam sebuah pernyataan yang dibagikan di Telegram.

Kelompok tersebut juga menyatakan setuju untuk menyerahkan administrasi Gaza kepada badan independen yang terdiri dari para teknokrat Palestina, "berdasarkan konsensus nasional Palestina dan dukungan Arab serta Islam,” tambah kelompok tersebut.

Hamas mengeluarkan tanggapannya terhadap rencana 20 poin Trump setelah presiden AS, pada hari Jumat, memberi waktu kepada kelompok tersebut hingga hari Minggu untuk menerima atau menolak proposal tersebut.

Kelompok tersebut menyatakan bahwa mereka menerima rencana perdamaian tersebut tetapi akan mengupayakan negosiasi lebih lanjut mengenai banyak persyaratan lainnya.

Halaman: 12Lihat Semua