Israel Pindahkan Tahanan Palestina Menjelang Pembebasan Mereka Berdasarkan Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza
RIAU24.COM - Israel mulai memindahkan tahanan ke dua penjara pada hari Sabtu menjelang pembebasan mereka sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata Gaza, pernyataan dinas penjara Israel.
Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata, Israel harus membebaskan 250 tahanan dengan imbalan 48 sandera yang tersisa, baik yang hidup maupun yang mati, yang ditahan oleh Hamas.
Ribuan personel keamanan memindahkan tahanan keamanan Palestina ke penjara lain menjelang pembebasan mereka, kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Dinas Penjara Israel.
Petugas memindahkan para tahanan, yang akan ditukar dengan sandera yang ditahan oleh Hamas dan kelompok teror lainnya di Gaza, ke penjara Ofer di Tepi Barat yang diduduki dan ke penjara Ketziot di gurun Negev di Israel selatan, dekat perbatasan dengan Mesir, sesuai dengan instruksi pemerintah, kata dinas penjara.
“Ribuan staf beroperasi sepanjang malam untuk melaksanakan keputusan pemerintah,” tambah pernyataan itu.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, Israel seharusnya membebaskan 250 tahanan, termasuk beberapa yang menjalani hukuman seumur hidup atas serangan mematikan.