Menu

Menteri Pertahanan Israel Memperingatkan Hamas Agar Tidak Menunda Pengembalian Jenazah Sandera

Amastya 14 Oct 2025, 12:35
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz/ AFP
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz/ AFP

RIAU24.COM Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, pada Senin (13 Oktober) memperingatkan Hamas agar tidak sengaja menunda pemulangan jenazah para sandera.

Ia mengatakan bahwa hal itu akan dianggap melanggar kesepakatan pertukaran sandera-tahanan.

Sebelumnya hari ini, Hamas membebaskan 20 sandera yang masih hidup yang ditawan di Gaza sejak serangan 7 Oktober.

Sebagai imbalannya, Israel membebaskan sekitar 250 tahanan Palestina dan 1.700 warga Gaza.

“Misi mendesak yang kita semua komitmenkan saat ini adalah memastikan semua jenazah yang diculik dapat dipulangkan,” ujar Katz dalam sebuah postingan di X.

Ia menambahkan, "Pengumuman Hamas tentang rencana pemulangan 4 jenazah hari ini merupakan kegagalan memenuhi komitmen. Penundaan atau penghindaran yang disengaja akan dianggap sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian dan akan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya."

Sementara itu, Hamas merilis nama-nama empat sandera yang tewas dan akan dipulangkan pada hari Senin.

Militer Israel mengatakan bahwa Palang Merah sedang dalam perjalanan untuk mengambil jenazah para sandera.

Terobosan besar dalam perang di Gaza terjadi setelah Israel dan Hamas menyetujui kesepakatan damai yang ditengahi oleh Presiden AS Donald Trump pekan lalu.

Rencana 20 poin tersebut juga menyerukan perlucutan senjata dan tidak adanya keterlibatan dalam pemerintahan Gaza pascaperang.

(***)