Aksi Unjuk Rasa Anti-Trump Melanda AS dan Dunia Saat Protes No Kings Dimulai
"Kita telah menjalani dua setengah abad demokrasi... seringkali menantang, terkadang berantakan, namun selalu penting," ujarnya.
“Sekarang kita punya calon raja yang ingin mengambilnya kembali: Raja Donald yang Pertama,” tambahnya.
Di situs web mereka, penyelenggara 'No Kings' mengatakan, "Presiden menganggap kekuasaannya absolut. Tapi di Amerika, kami tidak punya raja, dan kami tidak akan mundur melawan kekacauan, korupsi, dan kekejaman."
Protes terjadi di Washington, Boston, Chicago, Atlanta, dan New Orleans, serta kota-kota kecil di seluruh 50 negara bagian.
Massa berkumpul di luar kedutaan besar AS
Massa berkumpul di luar kedutaan besar AS di Berlin, Roma, Paris, dan Swedia dalam solidaritas dengan para demonstran di AS, sambil memegang spanduk yang mengecam fasisme dan kediktatoran.