Netanyahu Mengganti Nama Perang di Gaza dengan 'Pedang Besi’, Apa Maknanya?
RIAU24.COM - Otoritas Israel memberikan lampu hijau atas usulan kontroversial Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mengganti nama perang di Gaza menjadi ‘Perang Kebangkitan.’
Setelah menyetujui usulan tersebut pada hari Minggu (19 Oktober), otoritas Israel membuat para kritikus berargumen bahwa langkah tersebut merupakan upaya untuk menghindari tanggung jawab atas kegagalan mencegah pembantaian 7 Oktober 2023 yang memicu perang tersebut.
Proposal tersebut diajukan oleh Netanyahu dan Menteri Pertahanannya, Israel Katz.
Sesuai proposal, nama baru tersebut akan menggantikan nama sebelumnya, ‘Swords of Iron,’ yang diumumkan oleh Pasukan Pertahanan Israel.
Meskipun nama resminya adalah ‘perang 7 Oktober,’ banyak orang di Israel menyebut konflik ini sebagai ‘perang 7 Oktober.’
"Hari ini saya mengajukan usulan kepada pemerintah untuk disetujui, agar perang ini diberi nama resmi dan permanen: 'Perang Kebangkitan,'" ujar Netanyahu dalam rapat kabinet menjelang pemungutan suara, dalam sebuah video yang dirilis oleh kantornya.