Menu

Gibran Disebut Wakil Presiden 'Tak Dianggap', Dedi Kurnia Syah Beberkan Hasil Analisisnya 

Zuratul 24 Oct 2025, 17:29
Gibran Disebut Wakil Presiden 'Tak Dianggap', Dedi Kurnia Syah Beberkan Hasil Analisisnya.
Gibran Disebut Wakil Presiden 'Tak Dianggap', Dedi Kurnia Syah Beberkan Hasil Analisisnya.

“Tetapi untuk bisa menilai ‘jomplang’, kita perlu melihat konteks: jika hanya satu pihak melakukan kerja nyata maka tidak bisa disebut kompetisi yang sejajar.”

Dedi menilai publik cenderung menilai berdasarkan apa yang mereka rasakan. Dalam politik, kehadiran tidak diukur dari jabatan, tetapi dari dampak yang ditimbulkan. 

“Masyarakat mudah melihat program konkret yang berdampak langsung kepada mereka,” tuturnya.

“Ketika ada gagasan atau kebijakan yang terasa, maka puas atau tidak puas bisa muncul. Tetapi untuk wakil presiden, publik kesulitan memberikan nilai karena minim akses program yang dirasakan.”

Pandangan itu menggambarkan satu hal: publik belum benar-benar melihat Gibran sebagai figur yang bekerja di lapangan. Nama dan jabatan saja belum cukup membangun legitimasi. 

“Publik tidak melihat secara nyata kiprah Gibran hingga detik ini,” kata Dedi menegaskan.

Halaman: 123Lihat Semua